::SATU JALAN?????::

n1476814959_362830_6866726

Bagaimana pandangan UMUM yang sering dikatakan~ Hanya Ada “satu” jalan~”satu” lebih benar~ “satu” lebih dan Paling baik dan Benar dsb.. , dalam bingkai maupun kemasan serta sajiannya ajaran yang berbeda,di jaman keterbukaan komunikasi ini akan semakin terasa pendekatan akan adanya Tekad Kesetaraan pada masing2 nafas ajaran yang ada.

Dijaman Milenium ini semoga semua perbedaan menjadi sesuatu hal yang sangat bisa sekali diterima kembali kedalam diri dengan cara “”Akal Sehat …””

Dengan segala kerumitan di dunia ini terlahir satu hikmah utk tidak ikut tergulung habis , namun lebih bisa “menyatakan”~ Terbukanya Sebuah Kesempatan utk berani selalu mencoba dan mencoba mengalami sendiri tentang kedamaian didalam diri dan semua orang..dan semua yang ada di sekeliling kita …sebagai awal pelepasan sebuah jeratan belenggu kedamaian masa lampau ….

Semoga selalu disadari saat ini kita selalu dituntun utk menyusun benang merah2 dalam perbedaan sebagai pondasi kesadaran kedalam dengan dasar satu tekad akan lingkar kedamaian yag utuh …

Bagaimana kalo saat ini semesta cilik selalu mengajarkan akan sebuah jalan cahaya , bukan jalan atau berada diluar kerangka pemahaman dan dogma?….yg ada diluar berikut ada tersimpan  di batin kita….itulah jalan yang ada kembali kepada “Cahaya Diri Sejati” ..semoga ….semua makhluk damai sejahtera ~.

Salam Sejati

Categories: Serba Serbi | 10 Komentar

Navigasi pos

10 thoughts on “::SATU JALAN?????::

  1. 1 lagi tanpa nabi muhammad allah tidak akan punya nama dan tidak akan disebut sampai sekarang karena allah hanya lapal kalimah asal kata alif, lam, lam, dan ha alif=allah, lam=muhammad, lam=jibril dan ha=rahasia tidak boleh disebut.

  2. nona wisnu wardhani

    dodo – 13 Juni 2009
    ” tuk Mbak Wisnu…pa kabr?”
    baik ?? mas
    oh ya, btw gue ci tunggu kabar mas……
    JOB gitu lho…….

  3. adi asmoro hadi

    sebaiknya memang jadi pengusaha sekaligus pedagang. kalopun jualan, yg dijual apa yg diusahakan itu sendiri

  4. Bambang P.

    bagi para pejalan,sebenernya ga terlampau penting,kebenaran mana yg tertinggi menurut nalar dan pemikiran kita yang dipengaruhi oleh kata2 dari buku2 dan kitab2,yang penting itu kebenaran apa yg sudha berhasil kita hayati,kita alami dan kita tembus oleh diri kita sendiri.Sesederhana apapun itu,sesedikit apapun kebenaran itu,tetap lebih ada artinya daripada sejuta pengetahuan hasil contekkan dan jiplakan dari pengalaman orang lain.Memang berbeda pandangan seorang pejalan dengan pandangan seorang penganut,jadi sebenernya memang ga mestinya di campur adukkan,

  5. dodo

    Mas Ratana saya hanya ikut meramaikan di rumah sendiri berikan pernak pernik ….banyak kadang dalem di belakang layar yang banyak ikut andil juga termasuk mas David tentunya ….Utk blognya njenengan tentu masih saya simak …:)

    tuk Mbak Wisnu…pa kabr?

    sukses selalu
    salam sejati

  6. nona wisnu wardhani

    menarik, tapi untuk dimengerti rada sush klo ditelan mentah- mentah

  7. nona wisnu wardhani

    menarik

  8. Dear All😉

    Salam para kadhang.

    Mengenai SATU JALAN????? ini, saya ada diskusi menarik dengan mas Sabdalangit di blog saya.

    Mungkin, para kadhang disini , bisa memetik manfaat dari diskusi tersebut, benarkah hanya ada SATU JALAN menuju pembebasan-sejati, ataukah ada BANYAK-JALAN ? Atau mungkin, justru sebenarnya, memang ada banyak jalan, namun berbeda tujuan akhir ?

    Jika berkenan, silakan sempatkan mampir2 ke tautan ini mas =

    http://ratnakumara.wordpress.com/2009/05/26/nafsu-indriya-penghalang-yang-harus-dilenyapkan/#comment-978

    Maturnuwun para kadhang sedaya, terutama untuk pengasuh blog ini, mas David, mas Dodo, dan para kadhang Gantharwa lainnya.

    Semoga Senantiasa Damai, Sejahtera, Sentausa…😉

  9. agus riyadi

    salam sejati,saya ingin tahu silsilah syekh siti jenar menurut gantharwa.

  10. tegoeh.kusuma

    salam DAMAi, salam SEJAHTERA.

    Sebelum menemukan “satu-jalan”,
    tinggal pilih mau yg “SATU” dulu atau yg “JALAN” dulu.
    Ada baik nya “jalan-jalan” dulu aja (jalan-jalan kan sehat, mens sana in corpore sano).
    Klo jiwa raga sehat, lebih mudah utk menyikapi-memahami KEBENARAN & HIDUP.
    Setelah menganggap-mengalami-memahami JALAN-KEBENARAN-HiDUP…akan lebih bijak utk melangkah ke yang “SATU”…
    meski “SATU” itu sendiri tidaklah bagaimana, tidak juga spt apa, tapi ADA.

    “Salam sejatining SEJATi”.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: