ASK YOUR SELF (TAMBURO MANINTEN )

ASK YOUR SELF (TAMBURO MANINTEN )
Oleh: Satria Sukma Bhuwana

Pada tulisan kali ini saya hendak mengetengahkan judul diatas sebagai
topiknya.
Seperti biasa saya mengacu kepada buku Conversation With God dan
merelasikannya dengan nilai-nilai Jawa yang diajarkan di Gantharwa.

Dalam dunia teknologi abad ke 20 ini manusia telah berhasil melakukan
kloning seekor domba yang diberi nama “Dolly”. Nama Dolly ini untuk
memberikan rujukan bahwa domba tersebut terlahir bukan dari hasil pertemuan
sel sperma & sel telur melainkan dari inseminasi buatan yang menggabungkan
sel telur dengan informasi genetik yang terkandung didalam sebuah sel epitel
(sel tanduk/ sel kulit) di area puting susu domba induknya (Dolly Parton
adalah artis Hollywood yang terkenal dengan “susu” nya).

Dengan berhasilnya kloning tersebut maka patahlah dogma sebelumnya yang
mengatakan bahwa untuk terciptanya makhluk mamalia baru ; diperlukan adanya
pertemuan sel sperma & sel telur. Bayangkan saudaraku! Seekor domba lahir
dari memadukan sel telur dan sel tanduk! Terbuktilah kini bahwa ternyata
informasi lengkap mengenai siapa kita ini tidak hanya terdapat disel organ
reproduksi melainkan terdapat di seluruh sel pembentuk tubuh!

Kenapa ular itu berbentuk sedemikian; kenapa jerapah begitu tinggi, kenapa
dinosaurus begitu besar, semua informasinya ada didalam gen / kromosom yang
terdapat didalam setiap sel pembentuk tubuh masing-masing. Mungkin para
kadhang masih ingat film Jurassic Park yang menceritakan adanya ilmuwan yang
merekonstruksi dinosaurus hidup, dari gen dinosaurus yang didapat didalam
nyamuk purba yang baru menghisap darah makhluk tersebut ; kebetulan nyamuk
tersebut terperangkap dilelehan getah pohon purba sehingga secara alami “ter
awetkan” . Film karya pak Spielberg ini tidak sekedar science fiction lho,
tapi ada dasar ilmu pengetahuan kloning seperti diatas. Sangat menarik ya?

Di CWG dikatakan bahwa seluruh alam semesta ini adalah “tubuh” Allah, dan
kita ini disebut-sebut sebagai sel pembentuk tubuh Allah ! Apakah ini juga
berarti segala informasi yang lengkap tentang siapa Allah sebenarnya telah
ada didalam diri kita masing-masing?? Dan tentu bukan tanpa alasan jika
Allah juga mengajak insan manusia untuk menjadi setara dengan Nya ;
“…menjadi sempurna, sama seperti Bapa Ku disurga adalah sempurna.” Tentu
karena manusia ciptaan Nya itu sebenarnya memang punya potensi untuk menjadi
sedemikian, yangmana untuk menjadi seperti itu peta / informasinya telah
lengkap tersedia didalam hati manusia itu sendiri. Pak Joko Lelono adalah
salah satu insan yang mau menjawab panggilan tersebut..

Di CWG diceritakan bahwa Allah bersabda: “Jika engkau ragu dan bingung akan
sesuatu hal dalam hidupmu, cobalah tanyakan pada dirimu sendiri, sebab Roh
didalam dirimu telah mengenal dan Maha mengetahui tentang alam semesta
ini…” atau analognya di dalam ajaran Gantharwa ialah TAMBURO MANINTEN.

Salam,
Leonardus Hariwishnu

Categories: Serba Serbi | 28 Komentar

Navigasi pos

28 thoughts on “ASK YOUR SELF (TAMBURO MANINTEN )

Comment navigation

  1. jonathan

    manusia bukan robot sobat yang bisa seenaknya dihidupkan dan dimatikan..
    nah jika Allah maha pengasih dan maha penyayang maka Dia harus memilih tetap memberikan kehidupkan kepada manusia..contoh percakapan ayah dan anaknya….
    ayah: nak semua yang didalam kulkas boleh kamu santap, tapi tolong yang diblakang kulkas ada botol isinya jangan kamu minum ya ntik kamu keracunan dan mati
    anak : iya yah!!!!
    tapi karena penasaran kenapa kok dilarang… dan perasaan ingin tahu benarkah demikian dan dia melihat botolnya bagus pasti isinya enak dia meminumnya juga…..dan mati

    dari peristiwa diatas apakah kematian sang anak adalah kehendak sang ayah sobat…… tidak

    demikian juga Allah tidak menghendaki kita manusia sakit, menderita, hidup dalam kesusahan, dan kecelakaan. KARENA ITU MURNI KESALAHAN MANUSIA ITU SENDIRI. maka jangan sekali kali mengkambing hitamkan Allah atas apa yang kita alami. dengan mengatakan ” ini sudah kehendak yang maha kuasa” Karena Allah menghendaki manusia hidup bahagia dan abadi hidup selamalamanya….

  2. ?A?B?C

    dalam perjalanan diantara ada dan tiada-ku:
    ketika sinar putih terus mendekat …. mendekat…. mendekat…. dingin terasa… sayup2… semilir angin….
    “………………………… ”
    benar adanya bila bumi ini bisa lebur dalam satu tarikan nafas………

  3. rozaq

    yang sulit itu membedakan bisikan dari allah dan bisikan dari setan atau jin….!!!

  4. Jagoan neon

    Jagoan neon Berkata:
    Januari 6, 2009 pada 11:15 am
    darah biru memang tidaklah penting sekarang, apalagi (ke)turunan juga kurang menjamin , apalagi sekedar langitan.
    kalau saudari pernah mengalami.. tentunya bisa cerita sedikit disini prosesnya dan bukanlah suatu yang bisa dientengkan/diremehkan begitu saja karena ’sejati’ itu bukan tipuan kata.
    menembus batas ‘kematian’ jangan anggap enteng ‘rasa sakitnya’, butuh ketenangan luar biasa..karena yang dialami bukan konsumsi pikiran.
    mencapai maqam wiji kodrat (jawa), nirwana(budha), kamukswan(hindu), mi’raj(islam) akan membuka persamaan kejadian alam semesta.. ada yang kembali dan tidak. dalam cerita muhammad digambarkan organ tubuh dimatikan, dibedah dan dibersihkan lalu dihidupkan atas kehendakNYA.
    wiji kodrat berasal dari bapa sebelum menitis pada perawan ibu yang dikenal dengan ‘alam perjanjian’ manusia dengan Tuhan lalu berlanjut pada ‘alam kejadian’ memasuki pertapaan guwagarbaningsunrat rahimullah (istilahnya ceilee..) atau ‘hajar aswat’ kemudian menjadi fitrah kembali/idul fitri.
    sebelum memasuki puasa bulan ramadhan ada semacam (istilah gue) proposal (niat) yang diajukan lebih dulu bisa dibarengi puasa 3 hari yang kalau dihitung sampai hari raya idul adha jadi genap 100 hari..
    siapa mo (jadi) TUMimBAL lahir? silakan coba hahaha..
    gue bukan keturunan darah biru/ningrat (jagat kaweningan) tapi siapa saja bisa dan punya kesempatan, jadi ‘darah biru’ hanya istilah saja.
    b36icu mangsudnye no..n, sensi nih yeeee..

  5. Bram

    Assalamualaikum Wr,wb.

    baru tau ada forum semenarik ini, cuma sekedar urun rembug…
    kl dipikir2 memang kita berhutang banyak pada alam ini…jangankan mikir yang berat2 semacam panggilan jiwa dan esensi esoteris lainya…..

    terkadang sesaat sebelum tidur, saya menyadari bahwa ketika tidurpun kita sudah berhutang….sadarkah kita saat tidur alam bekerja sedemikian rupa menyerap zat2 racun dalam tubuh….sehingga saat bangun kita bangun kita dapat sedemikian sehat???

    Itulah yang kadang jadi perhatian saya bahwa orang jawa kadang “sembahyang” diatas batu, dekat pohon, tempat sepi, dll……

    demikian urun rembug saya, orang yang sedang mencari jati diri….sejatine urip…

    matur nuwun
    Wassalamualaiku, wr,wb

  6. hadi wirojati

    Pamuji rahayu… poro kadhang..
    pada kemana ya .. kok tulisan terakhir baru 25 januari2008… apa udah pada bosan , nyinau kawruh…? wah tiwas saya mau nyinau kawruhnya para kadhang sedulur… malah pun telas np sampun mandeg nggiiiiiiiihhhhhh…..

    salam rahayu niring sambikolo..
    nuwun.

    Hadi wirojati

  7. Salam Bro Leo,

    Tulisan yang menarik. Silahkan berkunjung ke maling list saya klo ada waktu..

    irwan

  8. Adi

    Buat Mas Rakean Indradjati Wastukancana. Dapatkah saya mohon pertolongan mas utk menafsirkan makna dalam Pantun Panggung Karaton? Saya tidak tahu bhs Sunda, tapi feeling saya bilang pantun ini dalam sekali maknanya. Sebagai berikut : Teras kangkung galeuh bitung, tapak meri dina leuwi, tapak soang dina bantar, tapak sireum dina batu, kalakay pare jumarum, sisir serit tanduk ucing, sisir badag tanduk kuda, kekemben layung kasunten, kurambuan kuwung kuwung, tulis langit gurat mega, panjangna sabudeur jagad, inten sagede baligo. Mohon agar dapat di-send ke alamat email saya. Terima kasih atas bantuannya. Adi.

Comment navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: