Peringatan Ultah Gantharwa

Gantharwa berulang tahun artinya mengingatkan kita kembali bahwa kita telah dipanggil pulang untuk menjadi manusia yang utuh, kita dipanggil untuk kembali manunggal, kita dipanggil untuk melanjutkan perjalanan spiritual kita, kita dipanggil untuk mencintai semua mahluk, kita dipanggil untuk menolong sesama kita. Mari merenung/meditasi kembali…

Memperingati ulang tahun Gantharwa tanggal 2 September 2007, segenap Kadhang Sinarawedi agar bisa menghadiri acara di Padepokan pada pukul 14:00 wib. untuk para tamu Gantharwa dan Murid baru silahkan bisa mampir.
kyai-ganjel.jpg

Inilah beberapa kesan dari beberapa Kadhang terhadap Gantharwa dan Kyai Ganjel:

Bagiku Beliau adalah Perwujudan Kesederhanaan dan Berkah. Ber”lisensi” berarti berhubungan dengan Jiwa Kesederhanaan dan berkah yang senantiasa hidup. Salam
Oleh: Mas Nengah

Yang paling berkesan dari Bapak dan Gantharwa adalah kerendahan hatinya untuk menerima segala sesuatu dengan sumeleh dan Bapak tidak pernah menghakimi orang.
Oleh: Mas Heri (Cibolerang)

Ketekunan Kyai Ganjel untuk mendalami kebenaran yang sebenarnya yang sejalan dengan Tuhan.
Oleh: Mba Esti

Gantharwa: Suatu ajaran untuk meningkatkan doa dan keheningan untuk menangkap kehendak Allah sehingga dapat menuntun kita dalam memahami, menerima, menghayati kebenaran yang disampaikannya sebagaimana kehidupan itu, berusaha terus kita pahami dan kita juga perlu terus mendengarkan kehendakNYA itu dalam memandang pengalaman kehidupan kita hingga saat ini terus bergulir.
Kyai Ganjel: Kita pantas bersyukur karena kita mempunyai sosok seperti Kyai Ganjel atas kebaikan dan kebijaksanaannya karena kita boleh mengenalnya melalui para Kadhang dan kita perlu menyakini kebenaran / kekuatan bathinnya(hubungan manusia dengan Allah) sehingga kita menghormati dan menjadikannya sebagai panutan untuk mencapai keselamatan.
Oleh: Mas Yohanes

Kesan Aku terhadap Kyai Ganjel dan Gantharwa dalam, senantiasa menyertai dan menyentuh hati, pikiran dan sikap akan kebaikan kapan dan dimana saja berada “pasrah” dalam menjalankan hidup karena Allah itu baka dan selalu menyertai sepanjang waktu.
Oleh: Mba Hasnah

Kyai Ganjel adalah figure sederhana yang dapat membuat segalanya sederhana tapi tepat sasaran, dalam tapi ringan, bersahabat tapi agung. Gantharwa adalah tempat mendalami dan membagi apa yang kita punya.
Oleh: Mas Paskalis

Aduh.. gimana ya? Yang pasti ajarannya tentang kaweruh betul-betul terpakai, kalau Kyat Ganjel maíz ada, saya mau geguru, saya kangen suasana dan wejangan-wejangan di padepokan.
Oleh: Mba Retno

Pak Joko adalah salah seorang Mahaguru Kehidupan, yang menyalakan cahaya dalam hati. Gantharwa hádala jalan cahayanya. Jalan menuju Kemanunggalan dengan Sang Sumber Cahaya Sejati.
Oleh: Mas Dicky

Kesan saya terhadap Kyat Ganjel dan Gantharwa sama saja. Dua-duanya bikin saya semakin mencintai KRISTUS.
Oleh: Mba Iin

Sebenarnya kalau bicara tentang Kyai Ganjel dan Gantharwa, jujur tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, karena itu berkat besar bisa ketemu beliau biarpun realisasi ajarannya masih hancur banget. Paling berkesan dan sangat mengispirasi dari Kyai Ganjel adalah SMART, HUMANITY, FUNNY, WISDOM, SEDERHANA, RAMAH, DAN SIMPLE. Gantharwa: kan merupakan buah dari orang yang sangat RUARRR BIASA maka Gantharwa juga RUARRR BIASA.
Oleh: Mas Endy

Dalam memori semua berkesan.
Oleh: Mas Ragil

Yang paling berkesan dari Kyai Ganjel adalah beliau selalu siap meluangkan waktu 24 jam bila ada orang-orang yang membutuhkan pertolongannya, tidak pernah marah dan selalu tersenyum. Sedangkan kesan tentang Gantharwa adalah tempat bertukar pikiran dan berbagai kaweruh serta pengertian dengan terbuka antara sesama Kadhang sebagai saudara…
Oleh: Mas Ade Surya

Kesederhanaan dan ketaatannya. Ajaran dan hidupnya ada dalam naungan dua roh itu. Dua hal yang sekarang ini tidak dimiliki kebanyakan orang. Hampir setiap orang terlibas paham kapitali global. Kyai Ganjel berhasil menjadi sosok yang tidak terlibas, dan berhasil mengestafetkan dua roh itu sebagai nilai kepribadian bagai setiap murid.
Oleh: Mas Matheus

Yang berkesan adalah saya selalu merasa penting di mata Kyai Ganjel dan yang paling berkesan adalah kesederhanaannya.
Oleh: Mba Clara

Beliau adalah sosok seorang guru yang istimewa di hati saya… sabar, murah hati, tekun… dan setia akan tujuan hingga akhir hayatnya. Walau beliau telah tiada namun semangat perjuangannya diwariskan kepada kita semua… mari selaku genter-genter penerus kita teruskan cita-cita perjuangan guru kita dengan menjadi Gantharwa yang sejati.
Oleh: Mas Pupung

Kyai Ganjel begitu rendah hati.
Oleh: Mas Ismoyohadi

Perjuangan beliau untuk bertahan pada kebenaran sejati dan mengajarkannya dengan bahasa dan pengalaman yang sederhana. Semoga Gantharwa juga tetap bertahan dan berkembang.
Oleh: Mba Laurensia

Untuk Gantharwa: kegiatan untuk lebih mendekatkan diri pada Tuhan, karena punya sarana yang lebih. Untuk Kyai Ganjel seorang yang begitu peduli pada sesama sangat sederhana sabar dan begitu pasrah total.
Oleh: Mas Ratijo

Kyai Ganjel dan Gantharwa yang membuat saya mengenal makna hidup, dan bagaimana menjalaninya…
Oleh: Mba Dita

Yang pasti keras kepalanya dan paling fresh pas doi senyum nunjukin ompongnya.
Oleh: Mas Fernando

Gantharwa adalah nadiku, Kyai Ganjel membantu aliran darahku.
Oleh: Mas David

Gantharwa membuat aku ’diingatkan kembali’ akan siapa aku, mengapa aku ada didunia, dan apa tujuan hidupku. Ada bekal yang dihadiahkan kepadaku yaitu Lisensi… aku memaknainya sebagai harta karun milikku yang tak ternilai, sepanjang masa. Betapa aku salah seorang yang beruntung. Amien
Oleh: Mas Hariwishnu

Saya bangga punya guru Kyai Ganjel, patut menjadi tauladan. Untuk GANHTARWA maju terus pantang mundur.
Oleh: Mas Sugiran

Untuk Kyai Ganjel: Smart. Untuk Gantharwa: suatu paguyuban yang menawarkan pembekalan diri untuk melangkah di kehidupan sekarang dan nanti.
Oleh: Mas Atmo

Bagi para Kadhang, murid baru, dan tamu yang ingin memberikan kesan terhadap Gantharwa atau Kyai Ganjel silahkan:

Categories: Serba Serbi | 15 Komentar

Navigasi pos

15 thoughts on “Peringatan Ultah Gantharwa

Comment navigation

  1. Ardian Tirtana

    saya ingin belajar tarekat akhmaliyah sejak lama. Bagaimana cara dan kepada siapa saya harus ngangsu kaweruh?

    Ardian-Sragen

  2. alur Hyang Waktu,
    apakah ada waktuMu
    berjalan, bergerak dan mengukur
    mengajarkan kepadaku,
    tentang kesejatian …
    semua diam,

    hidup adalah alur waktu, siklus-siklus :
    – teriakan logika doverai no proverai – permenungan diri be yourself – dan teriakan kepasrahan total eloi, eloi lama sabakhtani –

    dimana sekarang kita berada ?
    adakah yang perlu diresahkan …

  3. Gondo Arum

    .. Aku merasa begitu beruntung..bisa ketemu pribadi seperti Pak Joko dan ajaran Gantharwanya..
    Nggak ada kata2 yang bisa melukiskan begitu bernilainya beliau dalam hidupku… satu yang takkan pernah kulupakan dalam hidupku, saat berada disamping beliau saat beliau menghembuskan nafas terakhir …

  4. DQ

    Guru…ke tempatmu berada aku kelak akan berada..

    sebatang rindu memangkas jarak
    untuk kembali bertemu

    aku kini masih berkelana dalam derita fana

    alam dunia

    bekalku hanyalah Gantharwa
    sepotong alamat rumah Bapa

    aku rindu senyummu, candamu, heningmu
    aku rindu selalu bersama saudaraku

    dan rindu adalah gerak langkahku
    untuk kembali bertemu

    Guru..ke tempatmu berada kelak aku akan berada..

  5. # Lilik #

    Aku bingung ketika mas David SMS untuk meminta kesan tentang GTW, bapak dan semuanya, karena semuanya berkesan.

    Aku diajarkan dan ditunjukkan tentang Keberanian, Keberanian untuk menjadi lebih baik, keberanian untuk menjadi lebih besar dari sebelumnya. Selalu mengingat bahwa kita telah memilih komitmen (jadi seorang GTW) agar aku dapat terus-menerus bertumbuh. Bapak selalu mengingatkan: “Kita adalah duta, pembawa pesan” dan kita memiliki tugas yang harus dilaksanakan.

    Pertama : kita harus merasa yakin bahwa kita memahami dengan jelas pesan yang telah kita terima (lewat pelajaran-pelajaran dan lisensi)
    Kedua : kita harus memadukan pesan tadi ke dalam kehidupan kita sendiri supaya ia mampu berfungsi.
    Ketiga : kita harus membawa pesan itu kepada sesama, membawa kebenarannya bagi mereka semua yang kehidupannya kita sentuh, dengan sarana yang sederhana dan sempurna dari teladan kita (laku)

    Aku merasa berat menjalankan itu semua, tapi bapak menghibur dan menguatkan; yang dibutuhkan Cuma satu mas, yaitu KEMAUAN.

Comment navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: