Malam Jumat Kliwon

Kamis 8 Maret 2007

Salam Sejati;
Acara Kliwonan bersama di Padepokan Mulai Pukul 19:00 Wib.
Bagi Kadang yang berhalangan hadir maka kita bisa melakukan perenungan di tempat masing-masing dengan melakukan Meditasi secara serentak Pukul 22:00 Wib.

Categories: Kliwonan | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Malam Jumat Kliwon

  1. Roro Wening

    Mo tanya aja…
    Meditasi tiap jam 10 malam itu….ide atau permintaan siapa?
    Tujuannya apa?
    Apakah cuma untuk kebersamaan keluarga gantharwa saja?
    Atau biar barengan aja, atau ada perintah dari kadhang sinarawedi dan ada maksud tertentu?
    Mohon penjelasan?
    Nih 22.00 Waktu Indonesia bagian mana?
    Terima kasih…

    (Kadang Roro Wening, Ini hanya untuk Kebersamaan Keluarga Gantharwa biar barengan, seperti kenapa harus kumpul di satu tempat pada jam yang sama pada saat Kliwonan.
    Bagi yang mau dan bisa silahkan dijalankan, jangan disalah mengerti ajakan bermeditasi ini. Bukan masalah waktu, tapi Kemanunggalan Kemauan untuk Maju. Karena banyak dari kita berteori tapi tidak berpraktek. Kenapa? Karena tidak disiplin. Kenapa tidak disiplin? karena merasa sudah bisa. Kedisiplinan fisik mencerminkan kedisiplinan roh. Kita tidak bisa hanya cukup bilang cinta pada seseorang, tapi kita juga perlu hadir secara fisik dan waktu untuk dia. Manusia butuh tanda manusiawi. Ada juga Kadang yang mengatakan bahwa:
    “Hati-hati jangan terikat waktu yang membatasi diri, meditasi sarana masuk kedalam diri bertemu dengan yang Sejati, bisakah doa sebagai ungkapan hati terbatasi? bisakah meditasi untuk menyelami diri dibatasi? Bukan kuantitas yang dicari, tapi kualitas diri yang mau sejenak berhenti, berdiam dan hening diri, bermeditasi untuk menyelami kedalam diri berjumpah dengan Sang Gusti”
    Kalau ada yang telah mencapai tahap yang dimaksud diatas, “BERBAHAGIALAH”. Namun, Ojo Rumongso Bisa, Bisa Rumongsone. Maka bisa dikatakan Jangan terjebak Teori.
    Tambahan dari Kadang Frans: ” Hidup butuh dijalani bukan teori, berpijak dari kesadaran diri dalam menyelami diri, yang kita butuhkan makanan bukan menu makanan. Gusti Selalu Memberkati. Amin”.
    Waktu bagian mana sudah jelas tertulis disana (Wib). Red)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: