“THREE IS THE SIGNATURE OF GOD”

“THREE IS THE SIGNATURE OF GOD”

Oleh : Satria Sukma Bhuwana

Dear para kadang,
Senang bisa berkumpul di alam maya dan berdiskusi bersama. Terimakasih buat mas David yang sudah melakukan “outstanding achievement” dengan meng-create situs ini untuk kita semua.
Saya punya cerita yang amat unique yang ingin saya sharingkan kepada para kadang semua, nanti silahkan ditanggapi ya? Awalnya ketika saya bekerja sebagai dokter di RS St.Borromeus, seorang teman sejawat saya dari RS St.Yusup (dr.Erwin) mengajukan pertanyaan: “Alkitab memiliki angka keramat, hayo angka berapa?” …berhubung pada gak tahu beliau menyebutkan: “…angka 3!” Lho kenapa?
1. Berapa orang dalam keluarga kudus? Yosef, Maria, Yesus (3!)
2. Berapa Raja majus yang datang waktu Yesus lahir? 3 Raja!
3. Yesus di goda Setan waktu puasa 40 hari berapa kali? 3x dong!
4. Waktu Yesus bertanya kepada Petrus: “Apakah engkau mencintaiKu?” “Ya Tuhan, aku mencintaiMu…” “..kalau begitu Gembalakanlah domba2Ku!”…Yesus mengulang sampai berapa kali? 3x ! (Sampai Petrus nangis tu…”)
5. Waktu ayam berkokok, Petrus sadar bahwa dia telah menyangkal Yesus berapa kali? Yak! 3x!
6. Yesus itu hidup jadi tukang kayu berapa tahun? 30 tahun!
7. Lalu berkelana berapa tahun? Ya 3 tahun dong?
8. Ketika Yesus memanggul salib, Dia jatuh berapa kali hayoo..3x!
9. Di Golgota ada berapa salib? 3!
10. Jam berapa Dia wafat? Jam 3 sore!
11. Umur berapa Dia waktu wafat? 33 tahun!
12. Kapan Dia bangkit? 3 hari kemudian!
13. Dll….. coba kalo ada yang nemu angka 3 lagi didalam alkitab kasih tahu saya ya? Oh ya murid Yesus ada 12 dan 1+2=3 juga hehe…

Lalu saya merenungkan angka ini apa maksudnya ya? Kok bisa berulang begitu? Apa ada maknanya? Sekarang coba perhatikan jargon Kristen yang TRITUNGGAL ada unsur 3&1, juga coba perhatikan lambang kaligrafi “ALLAHUAKBAR” tidakkah para kadang juga melihat “sebentuk” angka 3&1?? Lalu coba tirukan posisi tangan patung Sang Budha dalam meditasi, 3 jari tegak, ujung jempol dan telunjuk dipertemukan. (Nah sorry ni, kita quantum leap bentar kemasa sekarang, yang berkut ini terjadinya baru-baru ini) : Pernah lihat lambang Aoum? Saya dapat langsung dari orang India nya waktu saya tugas ke Singapore kemarin, ini dia : 3/3 (tapi dalam bentuk diukir-ukir gitu deh) Hlah…3/3 kan=1 !!!!!! Temanku itu namanya Krishnan Bala, dia bilang kata Aoum sebenarnya terdiri dari 3 suku kata A-O-UM, yang maknanya “voice of the space”. Lalu ada Trimurti, Tripitaka dll…
Kebingungan dan penasaran berlanjut deh, lalu entah kenapa saya mulai melihat diri saya sendiri akan keberadaan angka 3 tersebut :
1. Saya anak ke 3 (dari 5 anak) dan merupakan anak pertama dari 3 yang cowok.
2. Nama saya Leonardus Hariwishnu. Wishnu adalah 1 dari 3 dewa to?
3. Ulang tahun saya 5 Juli (5+7=12 & 1+2 = 3)
4. Saya generasi ke 13 Kanjeng Susuhunan Prabu Amangkurat Jawa.
5. Rumah saya di Bandung itu dulu alamatnya Cipaku 1 no. 5 tapi pak RT sejak 8 tahun yang lalu merubahnya menjadi Cipaku 1 no. 3 untuk alasan penertiban nomer rumah.
6. Saya dokter yang PTT di RSUD Subang selama 3 tahun
7. Waktu saya menikah di Hotel Papandayan rupanya nomer kamarnya 303.
8. Saya masuk RS Borromeus usia 33 tahun dan dapat NIK : 03-01-03 B
9. Saya perrnah kerja di Aegis Jakarta di lantai 12, kost di Karbela Selatan 3 no 12, dilantai 3, no 301, dan harga kamar itu 1,3 juta hehehe..ampun deh
10. Disana saya punya teman kerja namanya dr.Arinta, saya ceritakan fenomena angka 3 ini yang banyak saya lalui dalam hidupku, lalu dengan cengengesan dia bilang: “ aku lahir tgl 13 Oktober lho mas..”
11. Lalu ada teman dekat saya yang selalu menjadi tempat curhat dan selalu mensupport saya ketika sedang jatuh, ternyata belakangan saya tahu ayahnya bernama d’Artagan. Loh…itukan mengingatkan pada cerita Three Musketeer yang adalah gabungan dari d’Artagan + tiga ksatria kerajaan: Porthos, Athos, & Aramis. 1 & 3 ni yee…
12. Ketika saya pindah kerja di Jardine Lloyd Thompson / WTC Jakarta, kontrak kerja (karyawan tetap) ditanda-tangani tgl 13 Desember.
13. Nomer extension ku di kantor yang sekarang adalah 613, padahal saya lihat nomer lain seperti 618, 620 dll sudah ada sebelumnya, jadi nomer 613 ini seperti sudah “diperuntukkan” bagi saya hehe…
14. Jumat lalu (tgl 9) ada teman kantor, namanya Sitha, iseng-iseng dia lihat telapak tangan kiriku, lalu dia bilang “…tunggu tahun 2010 ya dok, akan ada kejutan besar!” Eh, sekarang saya umur 36 , tahun 2010 itu 3 tahun lagi ya, jadi umurku 39 tahun saat itu, nah 3+9=12, 1+2=3 …….walah jangan-jangan beneran ada kejutan! Hmmm..2010 ya?….2+0+1+0=3 loh hehehe parah nih!
15. Yang terakhir nih, ketika saya buka website gantharwa dan baca-baca kisah pak Joko, ternyata nama beliau itu lengkapnya JOKO LELONO TRIHARGONO atau Lelaki yang mengembara di tiga gunung. Nah lo, ada yang bisa jawab gak kenapa tidak 2 gunung? Atau 5 gunung mungkin? Jawabannya ada dibawah nih…terusin bacanya ya?

Nah suatu saat saya mendapat pinjaman buku berjudul “Conversation with God” dari mas Lilik. Buku itu ada 3 jilid dan percaya deh; ibaratnya buku ini pelajaran Gantharwa jilid II ……..! Isinya amat sangat mirip ajaran bapak. Di salah satu lembar tertulis sebagai berikut: TRIUNE IS THE SIGNATURE OF GOD……………deggg! Jantungku seperti berhenti, saya baru sadar bahwa kalimat itu adalah kalimat yang saya cari-cari selama ini! Rupanya itu makna angka 3. Tuhan mau hadir didalam hidup umat manusia yang dikasihiNya! Disitu diterangkan awal terjadinya si angka 3. Awalnya cuma ada satu, semuanya adalah AKU, lalu AKU menciptakan yang BUKAN AKU, jadi sekarang ada 3 : AKU, BUKAN AKU, & space diantaranya. Namun dalam ultimate reality semuanya adalah AKU! Semua yang berasal dari AKU menuruti pola (pattern) 3 ini…..BAPA, PUTRA & ROH KUDUS, kamu pun AKU ciptakan dalam konsep tri-unitas : Roh, jiwa, & raga, lalu ada proses CREATIVE yang urutannya adalah pikiran perkataan dan perbuatan.
Para kadang yang terkasih, karena judulnya sudah terbahas, mungkin saya sudahi dulu ya? Nanti kalau ada yang tertarik untuk membahasnya lebih lanjut pasti saya ladeni.

Kind Regards,
dr.Leonardus Hariwishnu

Categories: Serba Serbi | 28 Komentar

Navigasi pos

28 thoughts on ““THREE IS THE SIGNATURE OF GOD”

Comment navigation

  1. irwan

    salam damai tuk bp leonardus, saya mo berbagi jg nih tentang angka 3:
    – saya anak ke 3 dari 5 saudara
    – nama toko tempat saya bekerja TRIJAYA
    – ibu saya anak ke 3
    – beberapa kali makan di resto dapet antrian ke3
    – saya jadian tgl 3 dan pdkt nya sebulan (30 hari)
    – dah ganti motor 3*
    – belanja sering kenanya kelipatan 3yang ada 3 nya(318rb,30rbdll)
    – 3 saudara laki2
    – di rumah sakit tempat tidur saya paling ujung (ke 3)
    – sudah 3*jatuh( jatuh sakit,jatuh hati,dan jatuh cinta) he..he…

  2. endang hadi adi

    Met lebaran juga,

    SAHARANUN : SAhabat RAda majeNUN

  3. saharanun

    hehe baru ngiklan… gratisan lagi… yah namanya usaha cari tambahan kan? gwe masih kerja di PT. Arjuna Maha Sentosa, Jakarta
    bos gue Azis Mustafa, ada Liman Suito, David Liman
    gue kerja sih sekedar tuntutan keluarga, ya alhamdulillah cukup buat makan en nyicil motor betawi saja.
    sudahlah… rejeki gue dah ada yang ngatur.
    sori pren kalo gue bikin keki ya… met mudik met lebaran saja… ati-ati di jalan banyak kucing & tikus mati. hehehe gue juga mo mudik. eng ing eng…

  4. hadi adi

    gimana desain furniturnya? laku keraskah?

  5. saharanun

    Alpatekah ala pembalap

    F1 R2 L3 B4 U5 C6 D7
    Front1 Right2 Left3 Back4 Up5 Center6 Down7

  6. bukan superstar

    guuud guuud guuud…. gadjah sila
    ucek ucek ucek ala socleanrinso lha daia itu punya wings, bisa attack pake boom de eter gen (rasah dipikir!)

    ULAMA TANPA CENDEKIAWAN SEPERTI PENGKHAYAL
    CENDEKIAWAN TANPA ULAMA SEPERTI ORANG BUTA

    bukan superstar on September 23, 2008
    sebelum engkau mengenal Allah, engkau akan diperlihatkan sistematika alam yang tersusun rapi dan semua makhluk berjalan seperti yang dikehendakiNYA. yang kita sebut Tuhan sendiri tidak akan ikut campur/memperbaiki keadaan seperti yang dibayangkan manusia. Manusia yang merusak keseimbangan alam akan menumpuk dosa yang nantinya berbalik… alam akan menyeimbangkan manusia.
    maka perlu kita pikirkan apa saja yang sekarang sangat nyata kerusakannya untuk melakukan perbaikan keseimbangan secara istiqamah dan berkesinambungan sehingga bangsa manusia masih memiliki harapan ke depan yang lebih baik.

    itu baru sesuatu yang bisa dilihat dan didengar oleh manusia.

    coba kita berimajinasi sejenak…
    jika bumi terdiri dari dua lapis alam (jin & manusia), jika awan yang bergerak adalah makhluk hidup, jika udara adalah pembawa pesan dengan menghantarkan gelombang suara, jika bumi adalah satu makhluk yang mampu ditaklukkan manusia kecil, jika anatomi tubuh manusia memiliki persamaan dengan tatasurya, jika mata batin manusia bisa berkunjung ke pusat galaksi (haji kubra), jika manusia sanggup menembus dimensi waktu, jika semua karya-karya manusia seperti TV, radio, rekaman, phone sebelumnya sudah tersedia secara alamiah dan lain-lain yang biasa kita sebut ENERGI.
    jika planet-planet memiliki berlapis-lapis dimensi dan kehidupan yang belum mampu ditembus manusia namun dimungkinkan untuk dikenal dan dinamai oleh manusia, jika manusia benar-benar tahu asal dan kembalinya.

    betapa istimewanya manusia terlahir dalam alam semesta… lantas (siapa) TUHAN?

    marilah kita belajar bersama apa yang tidak dikenal bahasa manusia, apa yang tidak dikenal hati manusia.

    BLANK! BLANK! BLANK!

  7. GueSS

    TRI BAWANA merupakan ilmunya yang semoga bisa diterima dan diperdalam oleh siapapun yang memiliki waktu dan kesempatan serta keinginan untuk selalu memperbaiki diri.

    indra loka | guru loka | jana loka
    baitul makmur | baitul muharam | baitul mukadas
    winarah rah | weruh ruh | sumurub rob
    jagat wayang | jagat karameyan | jagat langit

    jika diperdalam akan mendapatkan persamaan pengertian dari sifat mikrokosmos sampai makrokosmos dan tidak menutup kemungkinan akan bercerita sama dan lebih bisa menjelaskan kitab-kitab para nabi dengan arif dan bijaksana.
    tanda-tanda kejadian bisa begitu sangat dekat tanpa kita sadar bahwa Tuhan selalu memberi peringatan pada manusia.

    apalah artinya kitab suci kalau sekedar dihapal dan dipelajari tulisannya saja?
    seperti yang tertulis dalam Al Qur’an ketika Tuhan menyuruh “QUL” / “katakan” mestinya kita tidak niru-niru Tuhan saja kayak BEO kan?

    mata batin manusia adalah mata yang dapat menembus batas ALAM SEMESTA yang mesti dijaga dari debu, dosa dan kekotoran lainnya supaya bisa melihat lebih jernih segala maksud gelaran alam kehidupan.

    HO NO CA RI TO
    SE MAR MI JAN MO
    DA DI WONG TU WO
    JENG GO TE SO NGO

    wis milak???

  8. PIL SEPET

    PIL SEPET, di/pada Agustus 26th, 2008 pada 6:20 am Dikatakan:
    NGAYOGYAKARTA HADININGRAT

    Masjid Agung
    gambaran Hidung sebagai plawangan nafsu Mutma’inah

    Gedung Pangrawit
    sekarang Museum Sono Budoyo gambaran mata sebagai plawangan Nafsu Supiah

    Dalem Senopati
    Gambaran Telinga sebagai plawangan nafsu Amarah

    Pasar
    gambaran Mulut sebagai plawangan nafsu Lawamah

    Logistik
    Gambaran perut manusia sebagai gudang atau tempat menyimpan makanan keperluan di dalam praja (benteng keraton)

    Pulo Kenanga
    Secara filosofi sekarang lokasi pasar ngasem adalah sebuah kolam air yang mengelilingi yang merupakan simbol dari air ketuban dari rahim ibu, sedang pasar sebenarnya terletak diantara Tamansari dan Masjid Agung sehingga pasar ngasem sekarang diartikan sebagai perut (waduk) atau pencernaan (usus) dari tubuh manusia.

    Jejering punggung
    diartikan sebagai tegaknya perintah atau pemerintahan yang diwujudkan sebagai tempat bala tentara/kasatrian
    Komplek para Punggawa yang merupakan gambaran dari khaki tangan raja dalam memerintah kerajaannya

    Alun-alun Utara dan Selatan
    simbolis dari jagat Sonyaruri yang ditengahnya terdapat pohon sajatarul yakin sebagai perlambang dari tempat KUN dan SABDA yaitu asal dan tempat kembali dari segala kejadian atau makhluk.

    Siti Hinggil (Hendra Loka)
    Merupakan Pusat Perintahan sehari-hari dipimpin Perdana Menteri (Patih) sedang sang Raja hanya sesekali datang ke Siti hinggil

    Dalem Kasultanan (Guru Loka)
    simbolis dari Jeroan (jantung dan hati) merupakan tempat merenung Sultan/Raja dan kediaman keluarga Raja dengan dilayani para abdi dalem

    TAMANSARI
    simbolis dari JANALOKA atau BAITUL MAQDIS yang digambarkan sebagai reproduksi dan prosesi menitiskan wiji/janin yang akan menjadi INSAN KAMIL atau manusia sejati

    PIL SEPET, di/pada Agustus 26th, 2008 pada 6:26 am Dikatakan:
    Dalam kepercayaan masyarakat Jawa khususnya masyarakat Yogyakarta dikenal kekeramatan dari tiga tempat yang dimistikkan dan memiliki misteri (kerahasiaan) yaitu :

    Gunung Merapi
    digambarkan sebagai Siti (tanah) Hinggil (tinggi) atau tempat yang dimuliakan atau tempat keluarnya kalimat Sabda Bumi dimana kejadian-kejadian besar kemanusiaan atau gejolak negeri sering ditandai dengan meletusnya gunung tersebut.

    Keraton Mataram
    digambarkan sebagai kediaman Sang Sabda (Raja Jawa/babu tanah Jawi) atau tempat yang dikeramatkan dimana setiap orang diharuskan mematuhi tatacara kehidupan keraton seperti menanggalkan baju kemanusiaan (derajat dan kedudukan) dengan telanjang dada bagi laki-laki dan memakai kemben bagi perempuan untuk dapat memasuki kediaman Sang Sabda.

    Pantai Selatan
    digambarkan sebagai bersemayamnya Sang Ratu Pantai Selatan (keraton gaib) yang sebenarnya menggambarkan keluasan Rahasia Alam Semesta (arasy) yang didalam laut (langit) bertebaran mutiara yang berkilau (bintang-bintang) sebagai gambaran wahyu (kalimat hikmah) yang dapat dipetik oleh manusia mulia yang memiliki tanda-tanda kenabian/kepemimpinan (bocah angon).

    PIL SEPET, di/pada Agustus 26th, 2008 pada 6:27 am Dikatakan:
    “Ingsun anata ana sajeroning Betal Makmur, iku omah enggoning Parameyanigsun, jumeneng ana Sirahing Adam. Kang ana sajeroning sirah iku
    Dimak, yaiku Utek, kang ana ing antaraning utek iku manik, sajeroning manik iku budi, sajeroning budi iku nafsu, sajerone nafsu iku Suksma,
    sajerone Suksma iku Rahsa, sajerone rahsa iku Ingsun. Ora ana pengeran nanging Ingsun Dzat kang nglimputi kahanan jati.”

    “Ingsun anata ana sajeroning Betal Mukharam. Iku omah enggon Laranganingsun, jumeneng ana dhadhaning adam. Kang ana sajeroning
    dhadha iku ati, kang ana ing antaraning ati kiu jantung, sajeroning jantung iku budi, sajeroning budi iku jinem yaiku angen-angen, sajeroning
    angen-angen iku rahsa, sajeroning rahsa iku Ingsun. Ora ana pangeran anging Ingsun, dzat kang nglimputi kahanan jati.”

    “Ingsun anata ana sajeroning Betal Mukadas. Iku omah enggon Pasuceningsun, dumunung sajeroning Kontholing adam. Kang ana sajeroning
    Konthol iku Pringsilan, kang ana ing antaraning Pringsilan iku Nutfah, yaiku mani, sajeroning mani iku madi, sajeroning madi iku wadi, sajeroning
    wadi iku manikem, sajeroning manikem iku Rahsa, sajerone rahsa iku Ingsun. Ora ana pengeran nanging Ingsun Dzat kang nglimputi kahanan
    jati, jumeneng sajeroning Nukat Ghaib tumurun dadi Johar awal ing kono wahananing alam Akadiyat, Wahdat, Wakidiyat, alam Arwah, alam
    Misal, alam Ajezam, alam Insan Kamil, dadining manungsa kang sampurna yaiku sejatining sipatingsun.”

    (Hidayat Jati)

    PIL SEPET, di/pada Agustus 26th, 2008 pada 6:35 am Dikatakan:
    TAMANSARI

    Pasar Ngasem
    Lokasi pasar Ngasem secara umum digambarkan sebagai waduk (perut) atau organ pencernaan makanan dimana makanan masuk ke lambung kemudian dilumatkan dengan proses enzimisasi lalu memasuki usus untuk dapat diserap sari makanannya

    Situs Sumur Gumuling
    Secara fisik digambarkan sebagai tempat pertapaan (masjid) si jabang bayi didalam kandungan Rahim (kasih sayang) sang Ibu (bumi) selama 9 bulan dimana Situs Sumur Gumuling dan Pulo Kenanga menggambarkan bentuk kepala dan gembung si janin yang bertapa, terowongan sebagai plasenta dan waduk menggambarkan sebagai air ketuban (benteng yang kokoh).
    Secara mistik digambarkan sebagai sebagai pintu anak Adam menuju inti bumi (Siti Hawa) untuk dapat memasuki tempat asal dan kembalinya manusia (gaibnya alam semesta) dimana Sang Raja (pribadi) bertapa didalam Baitul Maqdis mencapai maqam (asal) Wiji Kodrat pada alam ajali abadi bertemu dengan Tuhan (muksa) dan kembali menjadi orang yang suci.

    Bangunan Segi Delapan
    Yang merupakan tanah lapang adalah tempat bertemuan Sang Sabda (Raja) untuk menyatakan kehendak menitiskan keturunannya pada para isterinya.

    Kolam segaran
    yang terdiri dari tiga buah kolam menggambarkanTri Murti (Tirta Kamandanu, Surya, Candra) sedangkan kolam segaran yang berada terpisah di bagian selatan digambarkan sebagai kolam Kal-Kausar untuk membersihkan segala kotoran sebelum memasuki menitiskan bakal/wiji manusia dalam keadaan suci dengan proses yang disakralkan.

    Pulo Cemeti
    Bangunan di tengah waduk dinamakan pulo Cemeti (halilintar) menggambarkan kejadian turunnya adam makdum yang menjadi adam makhluk ke bumi yang menimbulkan goncangan planet bumi (goro-goro) dan turunnya air dari langit sebagai awal datangnya kehidupan manusia di bumi.

    Jagat Alit
    Sang Wiji (sperma adam) berjalan menuju Sang Bumi (sel telur) dan terjadi pembuahan untuk menjadi bakal anak manusia.

    Jagat Agung (gedhe)
    Bintang berekor yang akan menabrak bumi (kiamat) merupakan gambaran dari kedatangan Adam (makhluk)
    Kedatangan manusia merupakan gambaran turunnya makhluk Adam (awal) dan akhir (kiamat/armageddon) makhluk sebelumnya (Adam purba)
    Gambaran Bumi ketika masih kosong disebut Siti (tanah), merupakan gambaran dari Siti Hawa (siti kawah)

    Terowongan
    Jalan memasuki Situs Sumur Gumuling dan Pulo Kenanga dari Situs Segaran melewati jalan bawah tanah (rahasia kehidupan) yang sepanjang jalan tersebut melewati 7 rumah/ventilasi udara yang menggambarkan si bakal manusia melewati 7 alam yaitu alam akadiyat, alam wahdat, alam wakidiyat, alam arwah, alam misal, alam ajesam dan alam insan kamil.

    Gedong Sekawan
    Yang berada didalam bangunan segi delapan adalah tempat berkumpulnya Rahsa (yang telah bercampur dengan kekuatan Tri Murti) dengan kehendak sang Sabda (Pangeran)

    malih-malih
    menawi wonten leresipun punika sanes leresing kawula manungsa
    menawi wonten lepatipun punika luputing kamanungsan kawula

Comment navigation

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: