KEKUASAAN ITU AWAL DARI TUJUAN UTAMA

KEKUASAAN ITU AWAL DARI TUJUAN UTAMA
Oleh: Kiai Pager Rasa

Pada mulanya setiap orang memiliki kekuasaan, namun seiring perjalanan roh yang tidak seimbang maka roh mulai kehilangan akan kekuasaannya. Kekuasaan dibutuhkan untuk perjalannan diri sendiri dan untuk menolong keluarga dan orang lain.

Saat ini untuk mendapatkan kuasa maka manusia bisa memenuhi dengan mendapatkan lewat agama secara rohani, dan uang secara dunuiawi. Saat ini pada umumnya masyarakat menganggap kalau mau berkuasa memang harus lewat agama dan memiliki uang. Kekuasaan inilah yang dipakai untuk memanfaatkan atau mengunakan fasilitas yang ada, karena dengan kekuasaan bisa untuk apa saja dan melakukan apa saja. Kekuasaan ini tentunya lewat perjuangan (berjuang untuk hidup), ada juga fasilitas untuk dapat kekuasaan adalah dengan meminta, dan ada yang tanpa minta sudah disediakan kekuasaan itu.

Realitasnya sekarang adalah bahwa banyak dari manusia yang tidak memiliki kekuasaan dan akhirnya menderita dan sengsara. Padahal sebenarnya panenan banyak hanya saja pekerjanya sedikit, ini karena manusia telah terjebak dalam kebodohan dan kemalasan. Maka jelas saja akibatnya banyak sekali manusia yang tidak berhasil dalam hidup mereka, sehingga banya yang memakai jalan pintas yang tentunya negatif, dan inilah yang disebut DOSA.

Kalau demikian adanya, bagaimana dengan jalan keluarnya, tentunya adalah dengan adanya solusi yang bisa kita dapatkan melalui KEKUASAAN GANTHARWA (Lisensi) yang bisa dimiliki oleh setiap orang. Pada saat ingin mendapatkan kekuasaan Gantharwa hendaknya kita harus mengenal, tahu, miliki kawruh Gantharwa, setelah itu kita harus adanya LAKU (digunakan kawruhnya), barulah kekuasaan itu bisa berjalan atau berfungsi. Langkah berikutnya adalah menawarkan kepada orang lain untuk menerima kekuasaan itu juga.

Keuntungan menjadi bagian dari Keluarga Gantharwa adalah suatu kesempatan tanpa batas untuk memiliki/ menuju suatu hal tanpa batas (Manunggaling Kawula Lan Gusti). Kekuasaan yang ditawarkan ini adalah merupakan langkah awal bukan akhir perjalanan. Dimana dalam perjalannannya kita harus mengunakan atau meraih dengan GENTUR TOPO BROTONE, dengan menghasilkan SAKTI MONDRO GUNO.

Bagi yang telah memiliki lisensi maupun paten hendaklah memiliki kewajiban:
1. Membina orang lain (jadi guru) dari yang kita bisa dulu, tidak dituntun sempurna baru bertindak. Teserah mediasinya apa.
2. Melakukan pertemuan dengan orang lain untuk membahas kawruh kebenaran, dan sarasehan dengan Kadang sendiri (Kliwonan, Politikan, Saling berkunjung, Suro, dll)
3. Jangan pernah tidak disiplin dalam Doa Pager pagi sore
4. Disiplin pelaksanaan pada Janji.

Categories: Renungan | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “KEKUASAAN ITU AWAL DARI TUJUAN UTAMA

  1. budi

    Salamun alaikum, Rahayu
    Saya yang bodoh ini mohon diberikan penjelasan tentang Manunggaling kawula gusti apakah sama dengan makna Warangka manjing Curiga, atau lepas sangkan paraning dumadi..
    Mohon diberikan Penjelasan agar terang seperti Rembulan Purnama yang bersinar menerangi
    (Saudara Budi yang baik… mengenai sama tidaknya dua istilah tersebut bisa kami jelaskan, Warangka manjing Curiga, atau lepas sangkan paraning dumadi adalah untuk menuju ke Manunggaling Kawula Lan Gusti, dengan perjalanan inilah maka manujia menuju ke Kemanunggalan. Red)

    Kenapa kematian seseorang berbeda jalan apakah ini kehendak gusti Allah ?
    (Menurut kami kematian bukan Kehendak Allah, namun jangna dulu ditelan mentah-mentah.. karena ini butuh penjelasan lebih. Red)
    1.ada yang mati karena terbakar,tenggelam,terbunuh,kecelakaan kenapa bisa spt ini?
    (menurut kamu ngunduh waing pangawe. sekali lagi butuh penjelasan detail. Red)
    2.ada yang mati karena sakit atau mati mendadak kenapa bisa spt ini ?
    (menurut kamu ngunduh waing pangawe. sekali lagi butuh penjelasan detail. Red)
    3.pun “kata” org ada yang sanggup memilih jalan kematian dengan memilih waktu dan cara kematian yang diinginkan contoh dengan sanggup menutup jalan hidup dan meminum banyu urip , apakah ini kematian yang lebih utama?
    (tidak selalu. Red)
    4.Agama ada setelah kita “terlahirkan” di dunia, jadi agama adalah barang baru , apakah ada agama sejati ?
    (tidak ada, yang ada hanya Gusti Allah yang sejati. Red)
    5.Seseorang dikatakan memiliki agama A,B,C,D,E itu agar tidak disiksa di neraka dan masuk surga , atau agar tidak celaka hidup di dunia dan akherat , apakah disini agama berfungsi sebagai jembatan utk jalan ke neraka dan surga ? lha kalo yang masuk surga berarti beruntung terus masuk neraka berarti tidak beruntung, nah dimanakah Welas Asihnya Gusti Allah kok membiarkan yang masuk neraka, seorang ibupun tidak akan membiarkan anaknya yang durhakan kesakitan , tapi disini kok Gusti Allah membiarkan manusia untuk masuk neraka ?
    (itu pendapat umum yang memang keliru. red)

    6.Apa maksud Manunggal dengan Gusti dalam artian Melihat dengan Mata Nya, Mendengar dengan Telinga Nya, Berjalan dengan Kaki Nya,Bekerja dengan Tangan Nya atau Manunggal dalam arti “merasakan” kehadiran Gusti Allah, karena kalau “merasakan” apakah tidak terbawa perasaan , karena kalau terbawa perasaan bisa kadang berubah?
    (tidak demikian penjelasan secara manusiawinya. ada keterangan yang khusus. bersabar, nanti kami akan jelaskan satu per satu. Red)
    7.Kalau sudah Melihat Gusti Alloh dan Mengenal Gusti Alloh apakah berarti Tugas atau Pelajaran manusia itu sudah selesai ? kalau belum apalagi lha kan sudah tercapai.
    (tidak. melihat dan Manunggal itu berbeda. baca materi tentang “anda tidak perlu suci untuk ketemu Gusti Allah”. Red)
    Mohon diberikan pencerahan dan mohon maaf kalo banyak nanya,kalo ada salah kata yang menyinggung mohon maaf , dan kalo ada kadhang yg dibatam saya senang untuk kenalan dan ngangsu kawruh.
    (tidak ada yang salah, yang ada perbedaan pendapat. Ada Kadhang kami yang di batam, nanti kami kenalkan. Red)

    Rahayu
    Salam hormat
    Budi
    * komentar saya yg pertama kok belum dibalas tentang permintaan tolong dan penjelasan* (Sudah di jawab. Red)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: