Saya Tetap Menyertai Para Kadang

Saya Tetap Menyertai Para Kadang
Nasionalisme 6 April 2002,
Oleh: Kyai Ganjel

Banyak yang ingin kami sampaikan …
Saya ucapkan terimakasih pada teman semua, kalau apa yang selama ini saya rintis masih mau dilanjutkan… saya sadar tugas ini belum selesai saya emban semua tapi hidup saya sudah berakhir… jadi saya tinggalkan pesan untuk kalian yang menyediakan diri untuk negeri ini ..
Jangan bosan dengan kegiatan ini yang begini2 saja, yang terkesan main main .. tetap bertekun dalam kebenaran dan tetap menjaga kepercayaan yang diberikan Allah pada kalian semua … Kelompok ini takkan pernah banyak jumlah yang ikut.. tetaplah mencari teman-teman yang mau diajak untuk sama2 memikirkan bangsa negara ini, tapi jangan paksa mereka untuk mengikuti kita …
Untuk teman2 yang melibatkan diri dalam kelompok ini usahakan untuk selalu menjalankan doa pagar dengan tepat waktu pagi sore karena musuh diluar cukup banyak.
Mengenai siapa yang memimpin jangan dipersoalkan bukankan kalian semua harus jadi pemimpin? Pakai kaweruh dengan laku yang makin baik dalam arti lebih luas .. jangan memperuncing perbedaan bagaimana caranya menyatukan perbedaan itu ..
Saat ini posisi Raja Jawa masih ada ditangan saya (Kyai Ganjel-red) lahiriah tidak ada, secara rohani masih … saya akan selalu mendampingi kegiatan kegiatan ini dan akan mengantarkan teman teman semua sampai pada tujuan akhir …
Pakailah kuasa lisensi dan paten dengan baik itu semua senjata kalian yang paling handal diantara semua pusaka yang ada terlebih dengan kesumelehan kersaning Gusti Pangeran … Itulah pusaka yang paling puncak …
Janganlah bersedih karena ketidak hadiran saya, belajarlah hidup lebih dewasa.. saya pribadi berharap perjalanan ini terus berjalan sampai tugas yang kita terima sampai semua dan selesai.. terimalah estafet tugas yang dulu saya terima dari Gusti pada teman-teman … jalankanlah apa yang musti dijalankan … saya mohon diri …

Categories: Politik | 3 Komentar

Navigasi pos

3 thoughts on “Saya Tetap Menyertai Para Kadang

  1. gondo arum

    “mata rantai yang semula terputus putus mulai tersambung lagi..” itulah gambaran yang sy lihat sejak aktifitas meditasi bersama dilakukan … mudah2an estafet tugas dari Guru kita, untuk menangani politik/nasionalisme dapat terus kita jalankan sampai tuntas…

  2. damaryuana

    Panggilan jiwa saya mengarah menuju hidup sejati dalam kemanunggalan dengan Gusti. Bagaimana saya bisa mendapat lisensi dari kiai Ganjel?
    (Anda harus melewati tahapan belajar/atau proses untuk mengerti, lalu akan diberikan lisensi yang di maksud. Red)

  3. anton

    bacanya saya merinding, seperti bertemu dengan pak joko, terima kasih atas nasehat2nya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: