Lahir dan Tugas

Lahir dan Tugas
Natalan 29 Januari 2000
Oleh Kiai Ganjel

– orang-orang yang sederhana mengetahui pertama tentang kelahiran Yesus, seperti Gembala, Maria, Yosep.
– Orang yang kaya raya yang mau mengetahui Yesus (3 bijak)
– Orang yang kaya raya yang tidak mau meyakini
Itulah 3 sifat manusia kepada Allah.
LAHIR
Makna dari lahir.
Dari sisi Allah:
Allah dikenal penuh kasih =
“kasih Karunia Allah”, karunia artinya pemberian. Maka kelahiran adalah realisasi dari kasih Allah.
Manfaat buat kita: suatu kebebasan/kemerdekaan adalah hadiah yang luar biasa
– sadar nggak sadar kita memperjuangkan hal itu.
– Kelahiran merupakan suatu kebebasan (awal) dari bayi dikandungan
– Lahir tidak hanya cukup tapi butuh pendewasaan
– Pendewasaan harus ada kepasrahan
– Kepasrahan perlu kemauan dan kepercayaan serta kesetiaan, ini yang membuat stabil dalam proses pendewasaan
– Kesetiaan membutuhkan keberanian (harus membutuhkan kekuasaan/kekuatan). Orang yang punya kekuatan karena cerdik dan tulus.

Tulus hati = hati yang mengutamakan kemanunggalan
Cerdik = pintar / bercinta kasih (jangan mebeda-bedakan)

Setelah berserah diri maka kita akan hidup.
Hidup adalah = terang bercahaya yang menerangi.

TUGAS
Untuk mendapatkan tugas, reaksinya bisa bermacam-macam
– merasa menderita = reaktor negatif
– suatu kesempatan = reaktor positif

dibalik suatu tugas ada tanda suatu kepercayaan.
Hubungan kelahiran dengan tugas. Kaitannya adalah dengan suatu kelahiran maka itu merupakan kesempatan untuk melaksanakan tugas panggilanku.

PESAN:
• Lisensi diberikan kepada kita secara gratis, tapi kita menerima seenaknya. Burung yang bagus/indah tapi dikurung dalam sangkar yang jelek/rusak
• Sebetulnya halangan kita tidak ada artinya, tapi kita selalu mundur khawatir, takut. ”jalannan yang dihalangi pohon pisang” tidak ada artinya.
• Kita harus mencari pemimpin yang membawa kita kearah Rohani dan Jasmani. Ini adalah ketakutan sekelompok yang terus mencari-cari guru.

Mengenai pesan pertama: Buatlah sangkar yang baik dan merawatnya, cara membuat sangkar adalah dengan kawruh dan mengIYAkan, cara merawatnya adalah dengan kesetiaan dan laku.
Dihadapan Allah sangat penting kesetiaannya, hubungan antara roh yang nilainya tinggi adalah kesetiaan.

Categories: Natalan | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Lahir dan Tugas

  1. Salam damai …

    Saya sangat setuju …
    Namun kalau boleh menambahkan ttg 2 hal,
    LISENSI… ya, semua orang punya kehendak bebas untuk menjadi baik, memperoleh akses untuk ber-manunggal dengan Gusti, tinggal bagaimana orang tersebut belajar dan mencari untuk mendapatkan yang hakiki dan kesejatian … seperti juga untuk mencari “iman sebiji sesawi …”

    MENCARI PIMPINAN … ya, salah satu cara percepatan untuk ber-manunggal dengan Gusti adalah bertemu dengan pimpinan, namun tetap harus mengingat bahwa manusia punya kehendak bebas untuk menjadi baik … termasuk mendapat lisensi untuk ber-manunggal dengan Gusti … jangan sampai “ter”-lalu tinggi ketergantungan terhadap pimpinan, sehingga menurunkan gradasi kehendak bebas itu … malah mungkin, terpeleset pada kultus individu, ini akan menyulitkan orang tersebut dan pimpinan itu sendiri, untuk mencapai kesejatian …

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: