Puasa

Puasa
Rabu Abu 17 Februari 1999

Oleh: Kiai Ganjel

Masa puasa merupakan masa perbaikan relasi dengan Allah dan Manusia serta Manusia dengan Manusia.
Puasa merupakan wujud dari pertobatan, puasa dalam arti penguasaan diri secara materil.
Puasa dan doa merupakan cara memperbaiki relasi dengan Allah. Hasilnya adalah buah-buah Roh yang melimpah dan menjadi manusia baru.

Categories: Wejagan | 8 Komentar

Navigasi pos

8 thoughts on “Puasa

  1. Salam kenal

    Saya Budi dari jawa timur ngawi
    mau tanya gimana ya meditasi yang baik dan cepat terhubung..
    mohon cara dan apa yang harus saya lakukan dari awal

    terima kasih

  2. kemal = RED =

    Saya Kemal,

    Saya juga berminat belajar..

    Sekarang saya tinggal di Cilandak, jakarta Selatan..

    Mohon pengarahannya.

    Terima Kasih

    = Mentor yang ditunjuk telah mengirim email.Silakan direspons=

  3. Wayang (Red)

    Aku juga gak ngerti nig….di ajarin juga y..n mau nanya djakarta biaza pada kumpl kel. Gantharwa dmn.

    (Silahakan hub telp yang ada di bagian kontak. Red)

  4. jaka Tan (Red)

    mau tanya nih, untuk mengetahui puasa versi gantharwa harus gimana?, n untuk jadi keluarga gantharwa harus gimana ?, padahal aku ada di Malang ?

    (Saudara bisa ikut belajar, nanti akan tahu bagaimana. Red)

  5. Si Kumbang Jati

    Revisi
    2. Kabungan maksudnya Kabungahan/Suka Cita/Kegembiraan

  6. marijan

    setuju

  7. Si Kumbang Jati

    Rahayu

    Dene Wohing Panuntune Sang Roh Suci (Buah Roh) kuwi antara liya :
    1. Katresnan
    2. Kabungan
    3. Katentreman/Karahayon
    4. Kesabaran/Sareh
    5. Sumlondhoh / Murah Hati
    6. Kabecikan
    7. Kasetyan
    8. Andhap Asor / Rendah Hati, Kelemahlembutan
    9. Panguwasaning pribadi

    Yen jalma manungsa wus padha nduweni kabeh sifat kang kaya mangkono mau bisa kasebut minangka manungsa enggal.

    Rahayu

  8. Puasa,,,,sendiri di ambil dari bahasa aslinya PosSo,,,,coba anda perhatikan dari huruf jawa ( ho no co ro ko ), kl ada penambahan huruf maka ma`na dari kata itu hilang, dan bisa di artikan berbagai macam maksud,,,,
    Kl versi orang jawa sendiri poso ini, lebih berma`na kedalam jadi memang jawaban yg laen benar,,,cuman kl kata dan bahasanya jelas
    kita tidak akan keluar dari teks kata tersebut….

    (Puasa atau Pos”s”o, erat kaitannya dengan Gentur Topo Brotone, namun tetap saja banyak yang salah artikan harus adanya tapa laku dan sebagainya, penjelasan lanjutan sebenarnya ada dalam pelajaran Gantharwa, maka kalau Kadhang Gantharwa yang baca tentang puasa asumsi maksudnya pasti berbeda dengan orang yang belum jadi keluarga Gantharwa yang baca. Red)

    nuwun

    wong ndeso

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: