Kyai Ganjel
Riwayat Hidup Joko Lelono Trihargono
Joko Lelono Trihargono yang berarti Lelaki yang mengembara tiga gunung, lahir di Solo 2 september 1949, merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Menikah pada tanggal 18 Mei 1974,LAHIR DARI KELUARGA YANG MEMPUNYAI KEMAMPUAN SPIRITUAL, BAIK DARI AYAHNYA MAUPUN KAKEK-KAKEKNYA. BAHKAN KONON ADA KAKEKNYA YANG MOKSA.
Istrinya bernama Swatiningsih yang lahir pada tanggal 2 Januari 1950.
Dikaruniai Putra Pertama bernama Ragi Sangkala lahir pada 4 Februari 1981 di Bandung.
Kedua Reta Widiningsih tanggal 11 Mei 1985 di Bandung.
Ketiga Ruci Palupi lahir tanggal 23 Februari 1987 di Bandung.
Keempat Astri Maharddhika lahir tanggal 28 Januari 1990 di Bandung.
SAAT USIA 11TAHUN, PAK JOKO MULAI ADA KEINGINAN UNTUK MEMPELAJARI TENTANG SPIRITUALITAS JAWA. KEBETULAN, REKAN AYAH PAK JOKO YAITU BPK SUWAHYO JUGA MENDALAMI HAL TERSEBUT, SEHINGGA PAK JOKO MULAI BERTANYA DAN INGIN MENGETAHU/MENDALAMI, DAN ANEHNYA….PAK JOKO SANGAT YAKIN DIUSIA ITU……BAHWA AJARAN SPRIRITUAL JAWA YANG ASLI ITU SEPERTI YANG DIBAWA OLEH PAK WAHYO
SELALU MEMINTA ..NAMUN PAK WAHYO BELUM MEMBERIKANNYA……DAN HANYA MENYAMPAIKAN….TUNGGU SAJA NANTI….
Bapak Joko mengenyam pendidikan di SD Pangudi Luhur Solo, SMP di Kanisius Solo, SMA di St. Yosep Solo, Bekerja di harian umum Suara Karya dan pensiun 1997. Waktu kecil Bapak Joko Lelono suka makan singkong goreng.
PENANTIAN SELAMA 18 TAHUN AKHIRNYA DIPEROLEH JUGA….TAHUN 1979 PAK JOKO & BU JOKO MENDAPATKAN ISI PATEN DARI PAK WAHYO…….
TAHUN 80-AN PAK JOKO MULAI DIKENAL DIKALANGAN KELOMPOK-KELOMPOK SPIRITUAL…….
DAN MULAILAH BANYAK ORANG BERKUMPUL DI CIBOLERANG UNTUK SEKEDAR TAHU TENTANG UNDIAN (JAMAN ITU PORKAS) DAN YANG MAU MENGENAL TENTANG SPIRITUALITAS JAWA.
Nama Gantharwa adalah nama kelompok dan nama panggilan bagi seluruh keluarga gantharwa. Nama gantharwa diperoleh Pak Joko, dari tidur, setengah tidur sampai bangun nama tersebut terdengar jelas ditelinga Pak Joko, sehingga saat ini menjadi nama keluarga Gantharwa.
DARI YANG SEKEDAR NGUMPUL SEMAKIN LAMA-YANG NGUMPUL SEMAKIN BANYAK DAN AKHIRNYA DISEPAKATI UNTUK MEMBUAT RUANGAN YANG BISA MENAMPUNG KUMPULAN ORANG TERSEBUT.
AKHIRNYA SEKITAR TAHUN 1995 DIBANGUNLAH BANGUNAN DENGAN GOTONG –ROYONG , TUKANG ADUK SEMEN, TUKANG TEMBOK PUN ADALAH PARA MAHASISWA/SARJANA YANG BELAJAR DI GANTHARWA
SEKITAR JULI’96 RUANGAN TERSEBUT SUDAH SELESAI….MULAI DIGUNAKAN UNTUK BELAJAR……
SEMAKIN HARI..SEMAKIN BERTAMBAH …YANG BELAJAR PUN DARI KALANGAN MAHASISWA SAMPAI ADA YANG SATU KELUARGA PUN IKUT SERTA.
Kegiatannya adalah Merasul, mengajak mereka lebih mendekatkan diri kepada Tuhan dan bisa melayani sesama, hal ini di wujudkan dengan adanya sarasehan dirumahnya, yang kebanyakan anak-anak muda, mahasiswa, dan juga ada orang tua.
Dalam dunia Mistik Kejawen, orang-orang mengenal beliau dengan sebutan Kyai Ganjel.
Dan beliau juga mendapat “Nama Panggilan” dalam hidup ini dari Gusti sebagai Kadhang Sampoerna Raja.
Panggilan Kyai Ganjel
Sebenarnya siapa sih Kiai Ganjel itu? Mari kita lihat siapa yang menanyakan, itu akan menjawab siapa Dia:
1. jika ada yang bertanya kepadanya, maka yang berasal dari dirinya akan menjawab: ”SAYALAH YANG MENYENTUH”
2. Jika orang lain yang bertanya, siapa dia, maka jawaban yang berasal menurut ‘kata mereka’ adalah ”DIALAH RAJA JAWA”
3. kalau ALLAH memanggil dia adalah ”KADANG SAMPOERNA RAJA”
inti semua ini memang sudah menjadi kemauan dan cita-cita dari Kiai Ganjel, namun pertanyaannya adalah kok bisa jadi begitu (yaitu dapat gelar atau panggilan yang begitu hebat)?
Allah itu adil adanya, maka setiap manusia diberikan kesempatan yang sama. Tapi kesempatan yang diberikan Allah yang berhasil di mengerti dan menanggapi (tentunya dengan kecerdikan yaitu sensitif dan reaktif dengan semangat lebih), itulah yang membedakan level manusia itu sendiri.
Jadi bagaiman anda mengenal Allah secara utuh:
”KENALILAH ALLAH SEJAUH MANA ALLAH MEMPERKENALKAN DIRI, SEJAUH AKU MENGENAL ALLAH, SEJAUH ITU AKU BERSIKAP, .SEJAUH AKU BERSIKAP SEJAUH ITULAH KEBERADAANKU DI HADAPAN ALLAH”
Hal yang harus diingat juga adalah:
”Gusti Allah Iku Tan Keno Kinoyo Ngopo, Nangging Ono”
Hingga akhir hayatnya, Beliau tetap menyemangati agar manusia selalu siap, apabila Tuhan memanggilnya pulang.
tolong di beri fotonya donk supaya dapat melihat
saya pingin tau apakah KYAI GANJEL bisa menjawap pertanyaan yang akan saya lontarkan
Salam …
antx
kawula pengin sanget ngangsu kawruh dateng paguyuban gantharwa
kados pundi caranipun lan nyuwun dipun paringi mentor, matur sembah nuwun, dalem tenggo piwalesipun
aku mau tau asal ny roro kidul………………………………… apa ada …………. kok org nya ga pernah kelihatannya…………..aku ingin sekedar tau aja kok……………..
tempat yang salah untuk bertanya…
nora ono barang mokal yen Gusti ngersakne
bagaimana seh caranya untuk ngangsu kawruh di gantharwa
gantharwa artiny apa ya..
kok namanya kyai ganjel?siapa yg kasih nama jin atau siapa….?
nama saya indri, 36 tahun
sejk smp saya sudah sering mengalami mimpi yang selalu isi mimpi nya “jalan2′ samapi kalau bangun pagi jadi capek. saya pkir itu biasa mimpi setiap hari tapi ternyata itu gak normal ya.. banyak teman2 saya yg malahan gak pernah mimpi.
sejak anak saya yg kedua berumur 3 bulan spiritual saya kembali menghampiri, hingga sampai saat ini anak perempuan saya berumur 7thn. Alhamdulillah sebulan lalu kami sekluarga di izinkan Allah untuk ber UMROH.. diMasjidil Haram tidak habis habisnya saya memohon untuk dijauhkan dari semua hal yag saya alami, apalagi kalau hal tersebut di benci Allah. perjalanan menuju Madinah , di dalam bus justru saya merasa pertemukan dengan teman2 dalam rombongan kami, yang hampir 40% justru mengalami hal serupa. Buat saya itu bukanlah suatu kebetulan..Allah pasti mempuyai maksud akan hal itu. Yang saya ingin tanyakan adalah bagaimana kita dapat membedakan siapa yang berbicara ..jin kah? leluhurkah?
kalau ada yg bilang bicara dgn ghaib itu haram saya kurang setuju.. karena Allah juga ghaib kan. semoga bapak kyai sudi memberikan wejangan untuk saya bagaimana saya tetap bisa menjalani hidup dan ibadah saya sbg seorang muslim pak. papa saya selalu mengingatkan kemana pun saya pergi Selalu SEBUT nama ALLAH yang pertama kali.. alhamdulillah selalu saya lakukan.
asssalam….
Spertinnya wajah kyai ganjel itu gak asing lg tapi sapa yah??
Semoga secepat mungkin saya BerTemu kyai ganjel “EYANG”
semoga sehat selalu yah dan di berkati sama allah…!
wasssssaaaalaaaaaammmmmmmmmmm
Eh,mukanya Kyai Ganjel koq ngingetin sama Ki Joko Bodo,yaaaaaaaa????????????????
Oh,ya,mukanya Nyi Roro kidul tuch kayak apa,seeeeh?
Kanan:Opiek,tengah:Puput,kiri:Nizha
Eh,katanya aku cepat mati,ya?
~Puput(^-^%)
Sayang,ogut ngga sempet bertemu beliau dalam wujud manusiawinya, kalo ketemu mungkin ga akan terasa sesepi ini di bandung,ada seorang teman untuk berbagi rasa he he he……
mohon alamat kyai ganjel..sy ingin sekali bertemu bila ada kesempatan liburan ke bandung..trimakasih:)
Salam Saudara Dimple..
Silahkan mampir kalau pas ke Bandung…
Kyai Ganjel sendiri sudah mangkat, tapi keluarganya masih ada di Bandung. Alamat ada di samping side ini (Contact Us)
Salam
SALAM HORMAT BUAT KYAI GANJEL
DARI BOCAH TANJUNG BARAT
Happy Birthday !!!!!
Mugi-mugi sampurnaaken langkahipun, tumuju sejatining asal…
Maturnuwun njih , Guru Joko
saya pingin tanya-tanya tentang keadaanku GURU
Mengenang sosok Ki Ganjel yang humoris, murah senyum. Ajaran KEBENARAN SEJATI yang tiada duanya ! viva GANTHARWA ! Hendaknya kita selalu mengupgrade “GANTHAR” dari bambu menjadi besi, besi jadi baja, baja jadi titanium dst.. ! Bingung ? maka bergabunglah bersama keluarga “GANTHARWA” ! dari pemegang Lisensi No. 226
Salam Ganjel Kadhang David S D…
Akhir sampai juga di padepokan maya kita..
Salam
selamat berjumpa mas david
no comment, soalnya nggak ngerti sih, seperti berenang di luasnya samudra konsep
ikut ya naro pesen,,, miss u dad….
Salam Kadhang Ruci…
Kita semua juga kangen sama bapak..
Bapak sosok yang akan selalu di hati kita..
Salam Ganjel
Salam Ganjel Kepada Para Kadang & Keluarga Gantharwa, selamat berjumpa juga mas mahesa. Salam Kadang Ruci, apa kabarnya ? sekarang pasti sudah jadi dewasa & cantik pula ya, salam kangen dari Koko David Gendut yang dulu kerjaannya bawa tur ke luar negeri dan setiap mau bawa tour pasti minta doa restu dulu dari Pak Joko dan tur selalu berakhir sukses
Salam Ganjel
saya mau nanya arti tentrem tentrem ning urip itu seperti apa dan bagai mana supaya bisa menjalankannya
salam,,,,
kang aku mau tau arti hidup,,
karna saudara kembarku telah pergi meninggalkan aku,,
kesemuanya kesalahanku sendiri..
aku ingin suci lagi sampai bisa manunggaling sejati kawula gusti,,
mohon petunjuk
Ya Alloh, terimalah Kyai Ganjel di dalam rahmat-Mu dan berkahilah serta rahmatilah siapapun yang menjadi kaum kerabat dan pengikutnya yang mengikutinya dengan kesadaran yang mendalam yang hanya mencari ridlo-Mu jua
Matur Suksma
ingin mengetahui lebih jauh tentang padepokan GANTHARWA.
Halo
pamuji rahayu….
sayang begitu saya punya rasa dan kemauan untuk belajar… kyai Ganjel sudah tiada… , padahal kata mertua saya dan juga istri yang dibandung kalau pak Joko sering bertandang kerumahdi Cibolerang Blok A -43. sejak itu saya mulai ada rasa untuk bertemu tapi begitu rasa itu semakin dalam saya tanyakan lagi keistri ternyata Bapak Joko telah tiada…., tapi mudah-mudahan dari kadhang – kadhang gantharwa sebagai pewaris kaweruh Jawa bisa menuntun pembelajaran saya,yang ingin belajar dan mendapatkan pencerahan, kautaman dan kasampurnaningagesang. suwun.
salam sejati
Hadi Wirojati.
= Silakan Tunggu Arahan Mentor kami =
ass…….
mas saya diam di Bandung klo boleh tahu alamat gantharwa, dan klo boleh saya mo main ketempat sampean, sekedar bertamu dan menimba pengalaman dari para sesepuh disana, sebelumnya saya ucapin terimakasih
Saudara Kang Boed
Nanti saudara akan di kontak.
Salam
Salam Persahabatan
Kelihatannya, para sahabat gantharwa masih pada sibuk ya ???
mpe sekarang belum di kontak
ma kaciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih
Sayang sekali acara saresehan dan jams pusakanya dah selesai padahal saya ingin sekali turut hadir sekedar sebagai penonton saja, habis sampe sekarang belum di kontak
Salam
Mohon Petunjuk, ingin belajar
Salam,
Saya mau bergabung dan ingin belajar dari Gantharwa,
= Silakan ditunggu mentor yang akan membimbing mas kunto =
Salam,
saya berniat untuk gabung.
Sekarang sih ada di Bandung tapi lebih banyak di Bali, mungkin kalau minggu ini ada waktu boleh saya coba ikutan di Gantharwa.
Alamatnya ya Mas… makasih banget
= Mbak Kristin,Alamat sudah dikirim ke emailnya.Tlg dicek =
salam
saya berniat bergabung dengan keluarga gantharwa. tapi saya di korea cuman saya ingin belajar memulai cara medi tasi untuk bisa mengenal sejatineng pangeran. mohon saran dan wasukanya .
~SIlahkan saudara Jack ..Cek EMail sudah ada Mentor menghubungi anda Terimakasih~RED
Saya baca ini, jadi kangen sama bapak, bisa minta tolong para kadhang untuk menemukan saya lewat mimpi, matur nuwun
Salam Ganjel Mas Dwi…
Sugeng Rawuh… Semoga ajaran dan teladan yang telah di contohkan Bapak bisa menjadi bagian dari hidup kita.
Silahkan Mas, jangan lupa doa pager selalu dan pastikan meditasi.
Salam Ganjel
Akhir pekan ini saya mau ke Bandung… boleh nggak mampir di Padepokan ?
Cuma mau silaturahmi dan bincang2 dikit tentang spiritualitas Jawa aja. Janji deh, nggak bakal nanya yang macem-macem.
Kalau boleh alamatnya di mana ya ? sebaiknya aku menghubungi siapa dulu ?
Ini kalau diperkenankan lho.
Terima kasih
=Alamat dan kontak person sudah dikirim ke alamat mas adi =
QIYAMUL ISLAM
KI SAPTO RENGGO
Griya Utama Blok C3 No.8, Karang Satria, Bekasi, Indonesia
Telephone : +62-21-93656069, +62-21-91976838
__________________________________________________________________________________________________________________________________
Bekasi Jum’at Kliwon 13 Maret 2009 / 16 Rabiul Awal 1430
Kepada Saudara
Di Tempat
Salam sejahtera dan damai selalu teruntuk saudara di kediaman.
Semoga kasih sayang dan rahmat tuhan menyertai kita semua, semoga pula arwah para leluhur mendapat ketenangan, kebahagiaan, dan sorga dari Tuhan yang maha membalas semua amal perbuatan hambanya, saudara setaman bunga melati sudah mulai semerbak mewangi, Garuda Eka Paksi Terbang Tinggi dengan Gagahnya, walau ia tetap bersemanyam di lubuk hati, Gema Lagu Padamu Negeri dan Shalawat Badar berkumandang di Angkasa Raya. Mutiara yang terserak bersatulah dan jahitlah Merah Putih yang terkoyak. Kesatuan dan Persatuan sungguh indah bila terwujud. Nusantara sudah saatnya wajahmu memancarkan pesona Kemulyaan….!!!!….
Marilah saudara berjabat tanganlah kita semua, agar Gemah Ripah Loh Jinawi tercipta….!!!Sambutlah Uluran tangan ini, Marilah kita berpelukan dengan mesra, bagaikan Adam dan Hawa, Ibu Pertiwi dan Bapak Angkasa.
Salam Kasih dan Damai
ttd
( Ki Sapto Renggo )
‘PANGELING – ELING’
Boleh jadi nafsumu mengingkari kebenaran
Tapi hatimu takkan pernah membenarkannya…
Boleh jadi Bibirmu tersenyum dalam kemaksiatan
Tapi Hatimu menangis dalam kegelisahan…!
Boleh jadi Lisanmu berucap dengan penuh kedustaan
Tapi Hatimu resah karena ketidak jujuran…!
Boleh jadi jasadmu Gagah dalam keharaman
Tapi Hatimu lemah dan penuh kecemasan…!
Janganlah kau ingkari kehendak Hatimu
Sementara kau ikuti bisikan nafsu
Niscaya kecelakaan akan menimpa dirimu…!
AKI II
SIFAT DAN WATAK ASLI PENDUDUK INDONESIA
1. Ramah 6. Saling menghormati
2. Sopan Santun 7. Fanatik
3. Gotong Royong 8. Penurut
4. Pemalu 9. Bersyukur
5. Mistik 10.Sabar
SIFAT DAN WATAK YANG DITANAMKAN OLEH IBLIS DAN YAHUDI
1. Saling mencurigai
2. Hilangnya kesopanan
3. Apatis terhadap kepentingan orang lain
4. Hilangnya rasa malu
5. Tidak mempercayai yang ghaib
6. Hilangnya rasa hormat
7. Liberal & melanggar Norma – Norma Agama
8. Pembangkang
9. Hilangnya rasa Bersyukur
10. Tergesa – gesa dan ketidak sabaran
SEBAB DAN AKIBAT YANG TERJADI KARENA PENGARUH IBLIS DAN YAHUDI
1. Saling mencurigai akan berdampak khianat, prasangka, praduga, perpecahan, dan perang saudara diantara sesama
Insan.
2. Hilangnya kesopanan : Berakibat saling menyalahkan &egoisme yang tinggi
3. Apatis : Berdampak terputusnya Rahmat & Kasih Sayang
4. Hilangnya rasa Malu : Berakibat melakukan suatu tindakan yang merugikan kepada sesama Insan
5. Tidak mempercayai yang ghaib : Berdampak terjadinya pengingkaran dan hilangnya keimanan
6. Hilangnya rasa hormat : Berdampak terjadinya penganiyayaan serta pemusnahan harkat & martabat selaku Insan
7. Liberal : Berakibat hilangnya Ajaran – Ajaran “Ketuhanan”
8. Pembangkang : Berdampak menyalahi dan menuduh Tuhan
9. Hilangnya rasa bersyukur : Akan berakibat gersang dan gelisahnya jiwa serta kurang harmonis dalam berinteraksi
Dengan sesama makhluk ciptaan Tuhan.
10.Tergesa – gesa : Berakibat penyesalan dan fitnah kepada Tuhan.
‘PERLU SAMA – SAMA KITA KETAHUI, KITA FAHAMI SERTA KITA TINDAK LANJUTI, BAHWA MENGEMBALIKAN SIFAT DAN WATAK ASLI PENDUDUK INDONESIA ADALAH SEBAGAI DASAR BANGKITNYA KEJAYAAN INDONESIA MENUJU MERCU SUAR DUNIA’
“ITULAH TUGAS AWAL KITA SEMUA”
1. Rawe – Rawe Rantas, Malang – Malang putung
2. Berat sama dipikul, Ringan sama dijinjing
3. Habis gelap terbitlah terang
4. Mempunyai rasa tanggung jawab yang pasti, Rahmatan Lil ‘Alamin
Demi perjuangan untuk kejayaan Indonesia mohon informasi ini diperbanyak dan disebarluaskan
AKI II
‘TRAGEDI’
“ Seluruh makhluk adalah hamba Allah, Seluruh alam Adalah ayat Allah, engkau perhatikan ketika seluruh ayat Allah menampakkan kekuasaanNya pada segenap hamba Allah. Ketika Air laut telah bergejolak mengalir kemanapun sesukanya , Ketika Angin telah gelisah berputar – putar ketika Bumi mulai berderak ingin mengguncang, Ketika Bara api melumat memerahkan wilayah, ketika kekuasaan Nya memulai prahara.Cabutlah angkara murka dari dalam dirimu, Sebelum engkau binasa Diterjang Ayat Allah “.
‘Dia Bukanlah dia’
dia Adalah Dia
Bukanlah Matahari……………….
Cahaya Bersinar Memancar Terangi Hati para Pencari
Bukanlah Angin………………….
Hembuskan Kesejukan membawa kesenangan Jiwa – Jiwa gersang
Bukanlah Gunung………………..
Ciptakan Keseimbangan Semesta Diri Lukisan Pasak Bumi
Bukanlah Pusaka Musa…………..
Membelah kedalaman Samudera Aqal Terbatas
Bukanlah pula Tongkat Sulaiman..
Temani jasad Mengenal Arti Kematian
Bukanlah Merah…………………
Membakar Semangat Sempurnanya Syari’at
Bukanlah Putih…………………..
Sucikan Haqiqat Yang semestinya Tertutupi
Bukanlah Hijau………………….
Pupuk Kesuburan Impian Kehidupan Alam
Di Atas Kepala ini……………….
Di Kiri Dada ini…………………
Dia Bathin Yang Tampak,….Dzohir Yang Tersembunyi
Dia bukanlah dia…………………
Dia Adalah dia…………………..
Ibnul Insan………………………
‘SESAJI BAGI PERTIWI’
Bumi Pertiwi menjerit, Menangis
Bagai tangisan seorang Bayi yang manis
Tiada air Susu yang diminumnya
Haus yang tiada Terkira
Membuat ia menjerit Membahana
Secawan minuman di meja Persembahan
Bagi Pertiwi yang saat ini kering dan Tandus
Amatlah menarik secawan minuman bagi Pertiwi
Bagai Mahkota Sang Perawan
Minuman segar Pengobat Dahaga
Alangkah Indah dengan warnanya yang Merah
Tetapi……..Terdengar Jerit Tangis para manusia
Di Dalam Cawan berisi Minuman
Oh…..Pertiwi……Kenapa Engkau kini
Yang selama ini diam, Menerima akan perilaku manusia
Kini….Kau tuntut Sesaji kepada manusia
Permintaanmu oh….Teramat berat dan memilukan
Oh…..Kau inginkan Secawan minuman
Minuman Darah, Darah dan Darah
“ AKU DAN DIA “
Aku adalah Dia
Dia adalah Aku
Tiada jarak Dia dan Aku
Bila memandang Wajah-Nya
Wajah Akulah yang tampak
Aku terserap dalam Dia
Dia menyatu dalam aku
Aku bersatu dalam Dia
WajahNya dan Wajahku
Adalah Wajah Alam Semesta
“ LAHIRNYA ANAK MANUSIA “
Diantara derasnya kucuran hujan basahi Mayapada
Tangisan anak manusia terdengar membahana
Diawal pagi dengan sambutan suka cita
Awal cerita lahirnya anak manusia
Cakrawala melihat, Dunia bersuka
Lintas cahaya khatulistiwa terlihat cerah
Ucapkan salam tertuju kepada anak manusia
Halilintar saling bersahut – sahutan
7
“ PERJALANAN ANAK MANUSIA “
Gerak dan diam mengandung arti dan makna
Berjalan dan berhenti atas perintah Tuhannya
Dalam meniti hidup ini, Banyaklah duri merintanginya
Akibat tidak sukanya Iblis durjana
Cinta dan kasih pedoman hidupnya
Walau cerca, sumpah serapah menerpa
Tetap melangkah dengan hati tabah
Dengan harapan Damai Sejahtera bagi makhluk semua
“ SANG BINTANG “
Kemerlip Bintang dilangit malam
Pancarkan pesona sinari jiwa
Bertabur cahaya, Bergetar rasa
Gelora hati singkirkan Noktah
Langkah kaki telusuri jalan
Teguh menapak sibak belantara
Segala aral warnai jejak
Tak jadi soal bagi Sang Bintang
Banyak suara harapkan datang
Menanti sabda sebagai pengobat
Bagi jiwa yang gersang
ﺍ
“ ANGAN DOMBA “
Jangan berkata, bila itu penghibur lara
Tindakan nyata, itu yang bijaksana
Karena anak manusia bukan badut boneka
Yang selalu menjadi bahan tertawa
Cahaya pelangi semburat indah di awal pagi
Setiap mata memandang, Menggantungkan angan
Akankah pelangi selalu ada di pagi hari
Yang memberi janji bahagia dihari ini
Cerita janji masa lalu bukanlah bualan
Sudah tersurat dalam kitab pegangan
Para domba riuh cerita kedatangan
Di pelupuk mata si domba mengacuhkan
“ SANG GEMBALA “
Bergetar, Berdebar dan Tersadar
Lamunan panjang Sang Gembala
Saatnya tiba memberi makan domba – domba
Akankah Seruling Gembala menggugah rasa si pencinta
Semilir angin menerpa Sang Gembala
Terbuai, tersadar dan terbangun
Menjelang sore, mentari mulai tenggelam
Meliuk gemulai rimbun pepohonan
Geliat Bumi, sambut Sang Gembala
Cakrawala yang indah kini sedang menangis
Sedu sedan, pilu dan haru, bagai pengemis
Sambut bahagia, Sang Gembala terjaga
Dari kesendirian dan keheningannya
“ ALAM DAN ANAK MANUSIA “
Awan hitam dilangit kelam
Bergerak lamban dalam tangisan
Temali pengikat tak kuasa menahan beban
Berderak, berdetak irama bumi berjalan
Kulintasi Cakrawala bersama angin
Terlihat Gumintang bercahaya resah
Rembulan tersenyum dengan keterbatasannya
Akankah pijar – pijar cahaya singgah dihati
Membekas dan membentuk menjadi puji – puji
Tetapi mereka akan terus dengan janji setianya
Walau manusia tidak menghargai keberadaannya
Kutebar benih – benih cinta ditiap masa
Sebagai janji setia kepada Tuhan yang kupuja
Bekerja keras dengan bergantung kepadaNya
Karena kuakui aku hanyalah seorang hamba
Yang tiada sedikitpun mempunyai daya
Malu rasanya jikalau aku selalu meminta
Bila dalam bekerja aku masih hitungan setengah
Anak manusia kini berduka
Dalam sisi ruang hati terlihat luka
Yang akan menghadirkan senyum yang patah
Berharap nestapa berlalu dari hidupnya
Agar mentari selalu senyum ceria
Dan…Hilangnya derita ditiap mas
Salam Mas ki sapto renggo,
maaf ya.. kalau tulisan udah bagus, tapi kok sampai harus menuduh golongan lain? jangan dibutakan sejarah dan oleh katanya. Maaf ya.. kwalitas menyadang Ki, harusnya tidak demikian.
Tulisan yang bagus sampai harus di nodai… sayang…
Salam Sejati
Kagem Guru Kyai Ganjel..
Ngaturaken Sembah SUngkem ..
Tiada kata terucap dengan Nafas Kaweruh yang di sampaikan ..
Hanya diam menatap tanpa bisa menyampaikan apa dan kenapa ….
Sekedar Pengarep akan 3 Pegang Janji selalu dalam Genggaman Kemauan ..
Kami kami yang sekedar merasakan percikan Nafas Kaweruh itu ..
Hnaya mampu berucap rasa syukur…tiada lebih dari itu …
Semoga Rasa Manunggal dalam Keluarga itu akan tetap Terjaga…
~ Terjaga ,….dan Terjaga….
Tanpa ada Tedeng dan ALing aling lagi….
Semoga….
Hingga Pengarep/Harapan itu bukan sekedar dalam “Genggaman akan Keinginan” Semata .,.
Yang mudah Rapuh karena Hukum Waktu ~Jarak ~KEadaan dan Kepentingan …
Kami Ingin …
DIam memang dalam Keheningan,..
Bukan DIam Tanpa Jaga…
Bukan diam dalam Keraguan
Bukan diam dalam saling menduga…
Bukan diam sekedar dalam Kenyaman DIRI ….
Semoga……
Selamat jalan …..
Salam Sejati
Salam damai ki sapto renggo.
Terimakasih, dari indahnya tulisan panjenengan mengingatkan saya akan hikmat dari riwayat nabi Daud as & nabi Sulaiman as.Dan tolong bantu saya utk pencerahan: siapakah (nama & dari bangsa apa)paman Siti Khadijah yg memberitahukan bahwa Ahmad bin Abdullah memiliki cahaya-kenabian ? Terimakasih.
Wabillahi taufiq wal hidayyah. Salamun’Alaihim.
Salam Persahabatan
Yayaya… setuju sekali kita saat ini sedang dalam proses kehilangan jati diri sejati ataupun sangkan paran… entah karena apa tak ada yang harus disalahkan…. semua terjadi karena tuntutan kemajuan jaman semakin modernnya… semakin banyaknya rasa kepemilikan kita atas semua yang disekeliling kita hehehe…. rasa itulah yang membuat kita semakin jauh dari kesejatian apalagi untuk menyadari dengan sesadar sadarnya semua adalah tiada dan tak pernah ada… bahkan meliputi sang diri ini dari ujung kaki sampai ujung rambut meliputi yang lahir dan bathin adalah tidak ada hanyalah sebagai bukti bahwa ALLAH ada… sejujurnya ini hanyalah sebagian nikmat Tuhan yang kadang sering kita ingkari… di aku aku di rasa rasa… seolah olah aku nyang punya padahal siapakah yang sanggup menggerakkan dan mendiamkannya tanpa ijin ALLAH…. senakin lepas kepemilikan kita atas semua segi kehidupan inilah maka kita akan bertemu dengan kesejatian itu…. nah itulah menurut saya yang bodoh ini yang sedang terjadi disini… di negeri tercinta ini…. satu keterpurukan yang dahsyat sekali…… hmmm…. semoga yayaya semoga kita bersama bangkit dalam diri kita masing masing dan menemukan keselarasan dalam diri… yaitu dalam fitrah diri yang termaktub dalam KETENANGAN JIWA… sebagai modal segala modal dalam melangkah kedalam dan keluar diri…… insya Allah..
ass wrb wahai sang pembaca
mungkin alangkah lebih baik dan lebih jelas mungkin lebih baik telp dan bicara yang tercantun ada di atas,saya murid ki sapto renggo DEVY FATRA yang memasukkan kalimat-kalimat tersebut di atas dan atas ijin dan mandatnya,sesungguh itu bagi yang menyadari serta memahami kalimat itu adlah org2 yang mulia (bukan mengaku2 sang nabi atau sebagainya)dan org2 yang memahaminya dalam misi dan tujuan kami yakni dalam IBNUL INSAN,mohon menghubungi langsung kepada beliau,
a/n. KI SAPTO RENGGO
DEVY FATRA
Salam Mas/Mbak Devy Fatra,
walah.. walah… walah…kebalik nih..
Salam Sejati
Assalmalkm wr.wb. Salam kenal ke semuanya, mohon maaf sebelumnya jika sy mau konsultasi kemana yah, apa sy bisa lngsng ke sini, sblm dan sesudahnya sy haturkan terimakasih. Wasalam.
(Salam saudara Aang, Bisa di halaman topik bebas. Red)
Salam saudara Devy Fatra.
Setahu saya orang2 yg mulia HANYA menyadari & memahami kalimatullah (penuh hikmah & manfaat).
Maaf, saya disini sekedar ngenger jd tukang kebun yg tugas nya ngarit, ngarit & ngarit.Jadi belum bisa hubungi ki sapto renggo. Titip salam aja kepada beliau ya.Saya mau ngarit dulu…masih banyak ilalang nih. Peace…!!!
Salam’alaikum.
ass wrb ki ageng kyai ganjel
salam sejahtera bagi pembaca
tehubung dengan kalimat-kalimat yang telah di buka kan nya dan dalam hal ini saya murid ki sapto renggo dengan amat kerendahan hati kami ibnul insan yang pembimbing kami ki sapto renggo,mengajak mengimbau kami yang mempunyai misi atau tugas yang mana kiranya dapat memahami dari kalimat-kalimat dari ki sapto renggo di atas agar menghubungi ki sapto renggo dan sudi kiranya untuk menyambungkan,menyatukan para saudara-saudara kita yang telah terpecah berai sebab GONG SUDAH DI PUKUL kalimat tersebut bukan lah hanya sekedar kalimat puisi semata,itu untuk bagi orang-orang yang memahami telah banyak jatuh korban dan bencana di alam ini maka sambungkan lah saudara-saudara kami yang telah terpecah belah
a/n ki sapto renggo
(Saudara Djaelani, ada baiknya saudara menulis nama saudara sendiri, lalu penulisan berikut bisa dengan judul dan di tulis oleh Ki Sapto Renggo, sehingga saudara kita disini tidak ada kesalahpahaman. Mengenai bersatunya saudara-saudara, mari sama-sama. Walau ada hal yang perlu diluruskan dulu, namun tanpa mengurangi rasa hormat para leluhur, ada baiknya kita belajar rendah hati. Salam. Red)
saya laki-laki atau panggilan saya DJAELANI
Ass. Wrb
Kepada Ki Sapto Renggo
Anda seorang Ulama atau Paranormal?
Salam Sejati…
Saya belajar ngelmu kejawen baru 10 tahun dan belum mengerti apa-apa, tapi saya ada uneg-uneg bahwa : “sejatinya hidup itu hanya ada pada budi pekerti yang luhur”. Bagaimana tentang ini??
wah jadi bingung membaca tulisan Dul Djaelani…, mengajak ke hal kebaikan dan persatuan kok malah mombro mombro menyalahkan dan mengkambinghitamkan yang lain.. padahal kan sama saja insan itu ciptaan Gusti… mau bangsa apa saja…, ndak usah berburuk sangka.., sebaiknya lebih tepa sarira.., dan melihat kedalam diri… santun dan penuh kasih sayang.., didalam tulisan Dul Djaelani ( “TRAGEDI”Seluruh makhluk adalah hamba Allah, Seluruh alam Adalah ayat Allah, engkau perhatikan ketika seluruh ayat Allah menampakkan kekuasaanNya pada segenap hamba Allah.) LAAAHHH… itu sudah jelas .. tapi kenapa masih harus menyalahkan yang lain, kita mulai belajar rendah hati.., penuh kasih sayang terhadap siapapun, salaing berbagi saling membantu saling memahami dan saling pengertian…, biar lebih bisa terwujud apa yang saudara Dul Djaelani paparkan…salam taklim,
rahayu karaharjan.
benarkah Tuhan itu ada .menurut budha Tuhan itu tidak ada.padahal banyak leluhur kita yang beragama buda.apa tidak bertentangan dengan kejawen.apakah keluarga gantharwa pernah/bisa melihat Tuhan
(Saudara Ardi, apakah jawaban “iya” atau “tidak”, akan memperbaiki hidup saudara? Silahkan dipaparkan, apa kepentingan atau manfaat menanyakan demikian? Red)
Salam Pamuji Rahayu,
Nuwun sewu, <emMas Nata Warga, Mas Dodo, dan para kadhang yang lain.
Sekedar tertarik dengan pendapat rekan Ardi diatas.
Mungkin anda,rekan Ardi, sudah pernah membaca tulisan ini :
http://ratnakumara.wordpress.com/2009/06/22/tuhan-yang-maha-dimata-seorang-buddha/
Kalau pun belum, saya persilakan, anda saya undang, untuk membaca-baca.
Sekedar tambahan pengetahuan saja.
Maaf yah, bila mengganggu waktu anda semua…
Maturnuwun,
Mugi hanamung Rahayu ingkang sami pinanggih
Satuhu,satuhu,satuhu… .
dan juga ini =
http://ratnakumara.wordpress.com/2009/06/28/arti-doa-menurut-buddhisme/
YA SUPAYA KITA TAHU BAHWA YANG MEMANGGIL KITA ADALAH TUHAN SEJATI BUKAN TUHAN MENURUT ANGAN ANGAN KITA(BILA MATI) ,
MOHON MA’AF SEBELUMNYA, SEBAIKNYA KELUARGA GANTHARWA MENULIS (PERSESI/BERTAHAP) LANGKAH DEMI LANGKAH MENUJU MANUNGGALING KAWULO GUSTI (SEKALIAN BAHAN DISKUSI). PASTI SERU DAN MENAMBAH KAWRUH SPIRITUAL. TERIMA KASIH SEBELUMNYA.
(Saudara Hartoyo, silahkan bergabung di mailing list diskusi_gantharwa-subscribe@googlegroups.com supaya bisa bertanya dengan saudara yang lain. Mengenai langkah demi langkah, silahkan di baca semua materi yang ada, maka saudara akan ketemu yang di maksud. Red)
percuma saja kalau tidak bisa bertemu TUHAN.HABIS HABISKAN ENERGI.LALU MANUNGGAL SAMA SIAPA KALAU TUHAN TIDAK TAHU.
Salam Saudara Ardi,
Kalau sekedar hanya ketemu TUHAN tidak ada yang istimewa. Silahkan simak materi tentang ketemu tuhan, klik disini, mungkin bisa memberikan inspirasi tentang yang di maksud.
Salam
Apa itu yang didapatkan yang didapati setelah menunggu 18 tahun itu? Nur Allah? Nur Jin?
Wujudnya berupa Pak Joko atau berupa Pak Suwahyo?
yang saya maksud cara bertemu TUHAN bukan artikel/filsafat tentang tuhan.kalau itu sih disabdalangit banyak malah di ratna kumara hanya ceritanya /pendapatnya budha saja.
Salam Saudara Ardi…
Kalau cara ketemu Tuhan, kebetulan belum di bahas, dan biasanya di kembalikan dengan caranya masing-masing, karena kami yakin semua memiliki Kebenaran. Kalau versi Gantharwa, silahkan untuk bisa ikut diskusi di mailing list atau ikut belajar untuk lebih saling mengisi.
Salam
nderek rerembugan,
@bro ardi : Kenapa pengin bertemu TUHAN ? sudah layakkah ?
Apakah kita sudah menghargai segala Ciptaannya
Sudahkah merasakan “orgasme” saat diterpa angin, melihat
daun-daun kering berjatuhan, mendengar gemericik air,
melihat lalu lalang manusia di kemacetan jakarta ?
Apakah kita sudah merasakan nikmatnya hidup dengan
orang yang tidak menyukai kita ? merasa bahagia dengan
keaadaan seperti saat ini ?
Pendapat saya : ” Guru akan datang saat Muridnya Siap”
Mohon maaf jika tidak berkenan.
Suhunya aja cuma jadi “GANJEL”, muridnya jadi apa? berat kali……..
Kula nuwun,terus terang saja saya tertarik utk belajar kawruh digantharwa.mohon petunjuknya,terima kasih.
SUdah ada salah satu mentor menghubungi anda silahkan di respon terimakasih ~RED
Guru jadi ganjel..ya muridnya jadi murid Ganjel…gitu aja kok repot..he..he..
Tujuan hidup didunia ini memaang bertemu TUHAN bila tidak sesat di akhirat.
saya tertarik, bolehkah saya dipandu… Saya saat ini mencoba mencari sendiri, tapi saya merasakan seperti jalan di tempat. saya tidak mau tersesat, saya pasrah dan mohon dibimbing untuk menuju Dia dan menyatu..
kalau berkenan, saya tunggu respon dari panjenengan.
matur suwun
dimana saya bisa bertemu dengan Kyai Ganjel?
berapa no telpnya? terima kasih
(Saudara Timotius, kalau abu Kyai Ganjel ada di Bandung, kalau ingin berziara bisa ke Gereja St. Larentius Bandung, kalau mau kontak yang dibandung, silahkan lihat no telp yang ada di sebelah kanan web ini. Red)
saya juga pernah dengar tentang pemberian nama seseorang di dunia spiritual jawa,kakak sepupu saya juga kebetulan bergelut di dunia spiritual jawa,di dunia spiritual jawa dia di beri nama PANUMPANGMAS BRAHMERTO WIJOYO.itulah dunia spiritual jawa..
TO 42. ki sapto renggo – 10 April 2009
KENALKAN saya bambang hariyanto (ad_dampity@yahoo.com)
saya kurang sependapat dengan tulisan Ki Sapto renggo mengenai Iblis dan Yahudi,saya tulis KURANG SEPENDAPAT karena ada kata Iblis dan Yahudi,soal Iblis saya sejutu mengenai tulisan itu soal yahudi saya tidak setuju.marilah kita tidak mengomentari GOLONGAN (Suku:Termasuk yahudi,Agama,Ras,Kepercayaan terhadap Tuhan YME). marilah kita sikapi semua dengan bijaksana agar tidak memperkeruh suasana.
MARI KITA TEPO SLIRO,Dalam kasus mengomentari Yahudi…bagaimana perasaaan kita sebagai seorang Jawa /keluarga Gatharwa dikomentari hanya sisi negatifnya saja oleh orang Yahudi. tentu dalam hati kita menjadi donkol bukan?(retorika)
trim’s salam kenal
Kalo saya tidak peduli siapapun dia/mereka dan menganut institusi apa (ISLAM, KRISTEN, BUDDHA, HINDU, YAHUDI dll.) selama mereka bertindak semena-mena, menyengsarakan orang lain, mengaku paling suci, menghalalkan darah orang lain yang tidak se-iman dengannya, bahkan membantai bayi-bayi kecil yang belum mengerti mana Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Yahudi dll.
Karena tidak ada ajaran agama manapun yang mengajarkan hal-hal keji semacam itu. Kalo pun ada, maka perlu dipertanyakan apa layak disebut-sebut sebagai agama (a=tidak, gama=kacau). Kalau pun kita mengesahkan kekejian mereka, berarti kita sama kacaunya dengan mereka. Dan keber-agama-an kita perlu dipertanyakan. Bahkan kita sungguh tidak layak dan pantas mengaku-aku sebagai umat yang ber-AGAMA.
Semoga yang ngomong ini, jg semuanya diberi Damar Jagad untuk Pepadhang di jaman yang sudah mulai PETENG NDEDET ini.
Nuwun.
Dari Saudaramu di Banyuwangi.
Saudara Arif S
Memang begitulah kondisi sekarang ini yang terjadi, semoga kita semua segera bisa kembali seperti yang diharrapkan oleh saudara Arif.
Salam
salam hormat
saya ingin mempertingkat kan pengatahuan.,
saya tersentuh dgn kata..kata( isi mengisi. )
sebenarnya apa yg saya pelajari satu pun tiada yg benar”,
Maksudnya tidak asli..maaf yg bermaksut ingin mencari penyambung.. (yg asli ilmu sedulur) seandainya di sana punya pengatahuan …berilan petunjuk suatu petujuk terima kasih,
Semoga di beri kesejateraan.
ass wr wb
saya sangat berkeinginan belajar dan berguru “Manunggaling Kawulo lan Gusti” bagaiamana solusinya, karena saya tinggal di Jambi
waktu memandangi gambar pak Joko di layar display komputer lama2 kok seperti berubah …. seperti Sunan Kalijogo, …..