jump to navigation

Ramalan Sabdopalon 26 Juni 2007

Posted by Gantharwa in Serba Serbi.
trackback

Para Pencari Cahaya sejati..

Seminggu ini diskusi menarik tentang Sabdopalon terus begulir dibeberapa mailing. Membuat saya inget buku yang pernah di tinggalin guru buat saya..

Buku dengan judul: SAPTA PUDJANGGA, Djoyoboyo, Ronggowarsito, Sabdopalon. yang di tulis oleh: Saphire. Tidak jelas buku ini dulu tulis tahun kapan, tapi masih dalam ejaan bahasa Indonesia yang lama. Saya coba untuk merangkum kembali dalam bahasa Indonesia yang Baku, terutama pada halaman 25-28, terutama tentang Ramalan Sabdopalon

 RAMALAN SABDOPALON

Disalin: David Goh 

(Kutipan)wayangan.jpgwayangan.jpg   

Suatu hari dalam tahun 1478…… Sang Batara Surya yang memang semenjak pagi hari sudah senantiasa tertutup awan, hingga nampaknya sepanjang hari itu redup (timbreng. Red), kini hampir-hampir tak terasa sudah silam disebelah barat dan hari telah menjadi senja.     Dikala itu, selagi suasana disana sini nampaknya turut berduka cita atas runtuhnya Kerajaan Majapahit, tiba-tiba diatas salah sebuah gunung diwilayah jawa timur, tidak jauh dari malang, kelihatan tiga orang manusia yang nampaknya amat payahl etih, bermuram durja, putus asa dan tak tentu kemana hendak dituju duduk beristirahat diatas batu besar untuk melepaskan lelahnya.. 

(rangkuman)


     Ternyata 3 orang yang di maksud adalah,

Prabu Kertabumi atau Baginda Brawijaya V, sedang kedua lainya, yang disebut Noyogenggong dan Sabdopalon itu adalah kedua penggawa keraton (abdi. Red) yang setia dan tetap menghiringkan junjunganya yang waktu itu sedang buron. 

Kedua abdi ini sedang meghibur Junjungannya karena baru saja kerajaan majapahit rutuh dan direbut oleh musuh.. dimana Prabu Kertabumi kehlangan tahtanya..

Dan mereka mengatakan bahwa sudah merupakan nasib junjungannya, baik Dia sebagai Raja dan bagi raja-raja sebelumnya. dan juga sejarah setiap negra akan mengalami pasang surut kejayaan.singkat cerita Prabu Kertabumi tidak puas dengan keadaan dia yang sekarang menjadi buron.. maka kedua abdi memberikan masukan untuk menyusun kekuatan baru, untuk melawan kembali. 

(Kutipan)

Namun Prabunya dengan patah hati mengatakan: “Mesti besar semangatku, namun usiaku sudah lanjut benar, lagi pula kemungkinan untuk dapat mengumpulkan para pahlawan yang gagah berani telah tidak ada…….” 

” Ah.. jika demikian halnya, Gusti Prabu, nyatalah bahwa kekuatan keturunan Raden Wijaya atas kerajaan Majapahit telah tamatlah sudah. Pun tibala waktnya sudah bagi hamba untuk pulang kekayangan dan menjadi Raja di kerajaan Jin kembali……” tiba-tiba Sabdopalon campur bicara dan tidak lama kemudian ia telah menghilang.. 

Sang Prabu Kertabumi dan Noyogenggong tercengang-cengang, mereka menjadi lebih tercengang pula ketika mendenger suara sacopalon diatas angkasa yang mengatakan: 

” Salamat tinggal. Gusti Prabu, hamba barangkat kembali ke Kerajaan Jin dikayangan, Besok lima ratus tahun setelah hari ini saja akan datang kembali di tanah Jawa untuk menyebarkan dan memperkembangkan agamaku Budi atau Buddha.

Waktu itulah tibanya zaman Majapahit kedua atau zaman Majapahit yang penghabisan, yaitu zaman silamnya Perau Gabus dan mengambangnya Batu Hitam (hilangnya zaman feodal dimana tingkat manusia semaunya sama. Red).

Sebelum waktu itu maka terlebih dulu Nusa Jawa akan diinjak Kerbo Bule (Kebo Putih) selama 44 windu. Larinya Kerbo Bule karena datanya Satrya Kuning Cebol Kepalang (pandak), yang akan melepaskan Kerbo Edan ini akan menyerang Kerbo Bule setelah dari jurusan timur nampak warna, merah menyinsing karena bangunya Satya Putih Kuning yang berdarah merah.

Samapi disitulah Kerbo Bule pulang kandang. Besok timbul Ratu Kembar yang sama Bagusnya, Ratu Selawe yang sama berpengaruhnya. Susahnya orang jujur, gembiranya orang curang.

Perselisihan faham makin menjadi-jadi, huru hara merajalela, bencana alam meradang. Gunung-gunung api meletus mengeluarkan lahar, bengawan-bengawan bergeser dan meluap begitu rupa. Bahaya Air dan api datang bersilih ganti. Angin taufan, tanah longsor, bahaya kelaparan dan wabah penyakit menjadi-jadi.

Dalam perkembangan zaman yang sedemikian itu aku perintahakan anak cucuku, yaitu segenap manusia yang berada di nusa Jawa, supaya berlaku jujur, tenang, sabar takwakal, awas dan waspada. Karena kedatangku bakal bersamaan dengan datangnya Ratu Adil yang akan mengadili barang siapa yang melanggar perikemanusiaan, mengilas-gilas hukum negara, merampas hak milik orang lain, memeras, merampok, menggedor, memperkosa, makan suap, membunuh atau mematikan pencaharian hidup orang lain dan lain-lain perbuatan sewenang-wenagn yang melanggar dan menentang kehendak kodratullah dan kehendak Sang Hyang Agung, Sadarlah siapa yang ingin sadar dan pencayalah siapa yang ingin percaya……………” suara Sabdopalon ini makin tinggi di angkasa dan bergema begitu rupa untuk sementara akan kemudian lenyap…………….. 

“Nyatalah Sabdopalon terlah sirna, kaki disinilah aku ingin memberi tanda (tenger. Red)” Sang Prabu segera memberi tanda diatas batu tadi.

Setelah membuat tanda maka Prabu Kertabumi bersama Noyogenggong segera melanjutkan perjalannya yang makin jauh dan maij gelap dan main gelap itu.Dengan adanya tanda yang dibuat oelh Prabu Kertabumi tadi, maka gunung itu segera dikenal dengan nama Tenger (tanda), yang lambat laun menjadi Tengger. 

Salam Sejati

“Siapa yang bersungguh-sungguh,
akan menemukan yang dicarinya”
 

Komentar»

351. yusuf - 4 Maret 2012

Kutipan2 dari “Satrio Piningit, Bencana Nusantara, Manunggalinkawulogusti dalam universalitas keagamaan” oleh Bustanus Salatin:

Bulan Ramadhan Kemarin/ 2005 Imam Masjid Besar di makam Sunan Ampel Jawa Timur, menyatakan dalam pengalaman Makrifatnya bahwa beliau menyaksikan Kaba di Mekah Terbelah dan dari Ka’ba muncul 2 cahaya yangditengarai sebagai cahaya Imam Mahdi dan Nabi Isa-
pengurus Gereja Jawi Wetan bahkan mengatakan bahwa Yesus Kristus telah turun pada bulan OKTOBER 2005 ini
dimana kedua cahaya tersebut lari ke Tanah Jawa,Fatwa Beliau Imam Masjid Besar di makam Sunan Ampel yaitu mencari orangyang telah kejatuhan 2 cahaya tersebut karena orang ini akan menjadiPEMIMPIN INDONESIA yang akan MEMBAWA INDONESIA MENUJUNEGARA YANG MAKMUR ATAU MENJADIKAN INDONESIA MENJADINEGARA MERCUSUAR DUNIA DENGAN BERKAT KEADILAN DAN KEARIFAN-NYA Imam Mahdi akan bergerak di wilayah Ketatanegaraan danKerohanian dan Nabi Isa bergerak di wilayah kerohanian yang akan membawaketentraman antar umat beragama mulai hindu sampai kristen. Dalampandangan Hadits agar beliau-beliau yang mewakili Imam Mahdi dan Nabi Isa
supaya segera di munculkan orangnya
maka kita sebagai rakyat harusmembantunya dengan doa kita masing2…(hal 22).

Memang pada beberapa dua dasawarsa belakangan ini, bumi sedang mengalami suatu siklus yangdinamakan pembalikan daya magnet kutub. Pembalikan daya magnet kutub adalah proses yang terjadi pada waktu kutub utara dan kutub selatan salingbertukar posisi. Ketika ini terjadi, untuk beberapa saat medan magnet bumimencapai Gauss nol, yang berarti bumi pada waktu itu punya daya magnetnol. Ketika ini terjadi bersamaan dengan perbalikan orbit sebelas tahunankutub matahari, masalah besar akan terjadi. Mungkin benar adanya apa yangdikatakan Bangsa Maya mengenai kehancuran perdaban manusia di tahun2012 esok, hal tersebut tentunya dapat kita lihat dari sifat-sifat manusia zamansekarang yang bagaimana moralnya, kelakuan telah sangat merosot danalam-pun kelihatannya semakin tidak bersahabat dengan kita. Di Indonesiasendiri seorang peramal mengatakan, “pada tahun 2012 nanti jumlahpenduduk di Indonesia ini tinggal 40%”. Lalu ketika ditanya apapenyebabnya,dia menuturkan, “pada tahun itu sebuah bencana besar akanmelanda Bumi secara Global, mungkin pada setiap negara nantinya hanyamenyisakan 30%-40% kehidupan untuk kembali membangun kehidupan baru”.Ramalan serupa juga diutarakan oleh Beberapa Biksu di Tibet yang terkenaldengan penguasaan clairvoyance-nya yang sangat baik. Mereka mengatakanpada awal tahun 2012 merupakan tahun paling mendebarkan bagi umatmanusia di muka Bumi, dimana pada permulaan tahun, beberapa fenomenaaneh akan banyak bermunculan. Namun dalam penutupnya, Para Biksumengatakan Bumi akan terselamatkan oleh sebuah kekuatan besar yangmelindungi mereka secara kasat mata, sehingga memungkinkan peradabanmanusia tidaklah sepenuhnya musnah. Pada 10 tahun belakangan ini MasterLi Hongzhi mengajarkan prisip karakter alam semesta “Zhen-Shan-Ren”(Sejati-Baik-Sabar) yang berefek untuk memurnikan hati manusia dan alam ini.Dalam waktu singkat pengikut latihan kultivasi jiwa dan raga ini telah lebihmencapai dari 200 juta orang yang tersebar lebih di 60 negara. Melaluikultivasi yang terus menerus latihan ini dapat menyapai tujuan menggantikansel-sel tubuh manusia dengan materi energi tinggi dengan meningkatkan moral manusia sesuai dengan karakter alam semesta. Tidak ada seorangpunyang bisa meramalkan kapan tepatnya kiamat itu datang. Tapi dilain sisi, akanada regenarasi suatu peradaban yang diramalkan para Orang Bangsa Mayaditahun 2012 nanti. Ini bukanlah suatu kehancuran Alam semesta secarakeseluruhan (Jadi belum bisa diartikan kiamat yang sebenarnya), mungkinnantinya secuil para manusia-manusia yang terselamatkan dari bencana akankembali membangun tonggak peradaban baru yang lebih baik dan lebihbermoral daripada kita. (hal 27-28)

352. Hendra Gunawan, SS - 1 Maret 2012

Dear Nata Warga terima kasih persepsinya. Ada juga kelompok agama yang mendukung Nudisme misalnya Sekte Children of God, mereka melakukan ritual sambil telanjang antara jamaah laki-laki dan perempuan. Bahkan mereka membolehkan free sex dengan sesama anggota meskipun bukan suami-istri. Apakah ini termasuk tafsir ilang wirange?. Saran saya, sebaiknya kita membentuk poros kerja sama yang bernama Nasionalis, Agama, dan Aliran kepercayaan disingkat Naga untuk mencegah korupsi, kerusuhan sara, dan membangun budi pekerti ala Indonesia, gimana?. Bukankah Eyang Antaboga, Ratu Kidul, dan Dewa Langit Cina juga simbolnya Naga he he?. Kita tidak mungkin mengajak aliran komunis bergabung dengan kita karena mereka anti-agama dan anti-aliran kepercayaan. Waullohua’lam.

353. yusuf - 1 Maret 2012

Satria Piningit memiliki Nama Baru menurut Babad Kediri.

Leluhur orang Jawa ratusan tahun lalu sudah meramalkan adanya peristiwa besar di jaman ini. Salah satunya adalah apa yang kemudian dikenal dengan sebutan “Sabdopalon nagih janji.” Dalam Babad Kediri (diciptakan 1832 M ketika Kediri tidak lagi di bawah Surakarta) itu dikatakan bahwa kelak akan muncul seorang Satria Piningit pilihan Tuhan YME yang memiliki nama baru, tidak memakai keris, bersenjatakan pengetahuan, dan akan berperan dalam memakmurkan tanah Jawa, memasuki jamannya Satria Piningit orang Jawa yang tidak baik akan dibuang (bdk Bambang Noorsena, Menyongsong Sang Ratu Adil, hlm 63 dan 326). Ramalan mengenai apa yang dikenal dengan Satria Piningit itu berasal dari Babad Kediri ini dapat membantu menguak misteri identitas Satria Piningit yang juga telah diramalkan oleh kitab-kitab kuno lainnya (Uga Wangsit Siliwangi, Serat Kalatidha, Serat Centhini, Serat Babad Giyanti Babon Ngayogyakarta, Serat Ronggowarsito Jayabaya, Darmogandul).

Dengan sudah banyaknya kejadian – kejadian luar biasa (goro – goro) yang telah diramalkan harus mendahului munculnya Satria Piningit pilihan Tuhan YME yang akan memimpin Indonesia menuju Jaman Keemasan; maka sudah seyogianya pengetahuan dari kitab – kitab tersebut dipersatukan untuk menyimpulkan identitas sang Satria Piningit.

Yang menarik dari Babad Kediri ini adalah:
(1) munculnya seorang Satria yang mempunyai nama baru (= nama asing, tidak umum bagi orang Indonesia),
(2) tidak memakai keris (= tidak memakai jimat, iman hanya kepada Tuhan YME),
(3) bersenjatakan pengetahuan (= memiliki gelar pendidikan yang istimewa),
(4) berani duduk sejajar dengan raja (= keturunan bangsawan/darah biru).

Yang menarik ramalan dari Babad Kediri ini tidak hanya akurat tetapi juga sesuai dengan teks kuno lain yaitu Injil.

Munculnya seseorang yang memiliki nama baru, disebutkan dalam Injil (Kitab Perjanjian Baru) yaitu Wahyu 2:17: “Barang siapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapa pun, selain oleh yang menerimanya.”

Semoga Satria Piningit segera diangkat oleh Tuhan YME untuk memimpin Indonesia menuju Jaman Keemasan.

354. Nata Warga - 19 Februari 2012

Salam Mas Hendra Gunawan SS yang dimuliakan semua mahluk,

Ciri-cirnya adalah wanita jadi lebih berani terus terang untuk berselingkuh dari suami-nya, wanita wanita yang sudah menikah melakukan penyimpangan sexual.
Bukan karena mereka mengikuti nudisme atau narsisme.
Ratu Kembar bermakna dua kekuatan kelompok saling berhadapan mana yang akan menjadi idiologi, yang mana bisa jadi Idiolodi Nasionalis dan Idiologi Agama yang akan berhadapan.
Ratu Adil menurut Gantharwa adalah suatu kondisi keadaan bukan personal.
Karena bukan personal maka tidak ada sikap terhadap narsisme atau nudisme serta korupsi, tapi saat Kondisi keadaan ratu adil, maka semua itu sudah tidak ada.

Sama-sama, silahkan bergabung di mailing Diskusi Gantharwa dengan cara gabung kirim email kosong subscribe ke: diskusi_gantharwa+subscribe@googlegroups.com

Berkah Dalem Gusti

Salam Sejati
“Siapa yang bersungguh-sungguh,
akan menemukan yang dicarinya”

355. Hendra Gunawan, SS - 19 Februari 2012

Dear David Goh, salah satu tanda jaman edan adalah wong wedho ilang wirange/ perempuan hilang rasa malunya. Nuwun sewu apakah ciri-ciri wong wedho ilang wirange? apakah karena mereka pengikut narsisme dan nudisme? ataukah Ratu Kembar itu bermakna wong wedho karo wong lanang ilang wirange karena berlomba-lomba korupsi? terus bagaimana sikap Ratu Adil terhadap narsisme, nudisme, dan korupsi? terima kasih pencerahannya.

356. jose - 18 Februari 2012

Waahhh mas yusuf mulai ngaco neh..coba tanya pendeta2 deh,kalo masuk wilayah beginian ditolak abis..apalagi para mistikus disini pada ngakak abis,ndak ada hubungan dan jgn dihubung2kan..rata2 stiap negara/kerajaan atopun agama dan kepercayaan yg runtuh pasti ada yg meramal akan ada datang pemimpin yg adil dan bijaksana..ndak usah jauh2 dulu kakek dari margaku prnah meramal akan ada keturunanya yg bawa ajaran baru yg bijaksana..apakah itu aku? Xixixixixi..ramalanpun kadang dibumbui aja,siapa tahu yg bicara itu brsumpah krn kesal dan marahnya dia krn kehancuran masa kejayaaan mreka toh? Kalo emang trjadi yaaahhhh emang spt itu siklusnya,kalo ndak ya sudahlahhhhh.. Ok mas yusuf ?

357. yusuf - 18 Februari 2012

Ratu Adil artinya Raja Adil Yesus Kristus Isa Almasih. Artinya Satrio Piningit adalah pengikut ajaran Raja Adil. Sabdo Palon datang bersama dengan turunnya Kerajaan Surga Raja Adil Yesus Kristus Isa Almasih. Sabdo Palon (Firman Tuhan yaitu Yesus Kristus Yoh 1:1)

358. Abiyoso - 10 Oktober 2011

Sudah saatnya kita kembali menguak “jati diri” melalui agama masing2 yang kesemuanya mempunyai kesamaan prinsip “Welas Asih” kepada Tuhan, Sesama dan Alam, sebagai :
a. Bekal pribadi saat kembali kepada Nya
b. Mengayomi keluarganya
c. Berbuat kebaikan terhadap sesama
d. membudi dayakan alam secara moral

kalau tidak salah keemuanya itu adalah inti kehendak Sang Khalik yang harus dilakukan manusia.

bilamana sudah terlanjur kita keluar dari salah satu atau semuanya, maka hanya satu yang harus kita lakukan, yaitu : ” Pertobatan”….menyadari kesalahan pribadi dan tidak mengulangi perbuatan buruk kita.

Apa yang dimaui oleh Sabdo Palon, pada hakekatnya menegaskan kembali inti kehendak Allah tersebut, jadi hendaklah kita secara arif, murni, mencerna kemauan SP bukan lagi pada episode konflik yang ada pada serat Dharmogandhul, namun secara luas kita mngerti tentang kebaikan.

Salam damai.

abiyoso

maaf …. kesalahan ketik kiriman terdahulu :
jadi hendaklah kita ‘tidak’ secara arif, murni, ….. yang benar
jadi hendaklah kita secara arif, murni, ……

359. Abiyoso - 10 Oktober 2011

Sudah saatnya kita kembali menguak “jati diri” melalui agama masing2 yang kesemuanya mempunyai kesamaan prinsip “Welas Asih” kepada Tuhan, Sesama dan Alam, sebagai :
a. Bekal pribadi saat kembali kepada Nya
b. Mengayomi keluarganya
c. Berbuat kebaikan terhadap sesama
d. membudi dayakan alam secara moral

kalau tidak salah keemuanya itu adalah inti kehendak Sang Khalik yang harus dilakukan manusia.

bilamana sudah terlanjur kita keluar dari salah satu atau semuanya, maka hanya satu yang harus kita lakukan, yaitu : ” Pertobatan”….menyadari kesalahan pribadi dan tidak mengulangi perbuatan buruk kita.

Apa yang dimaui oleh Sabdo Palon, pada hakekatnya menegaskan kembali inti kehendak Allah tersebut, jadi hendaklah kita tidak secara arif, murni, mencerna kemauan SP bukan lagi pada episode konflik yang ada pada serat Dharmogandhul, namun secara luas kita mngerti tentang kebaikan.

Salam damai.

abiyoso

360. Sutawijaya - 6 Oktober 2011

Agama Budi itu bukan agama dalam arti sesungguhnya tetapi lebih sebuah ajaran ideologi yang mengatur 3 hal penting:

1. Hubungan dengan Tuhan pencipta langit bumi.
2. Hubungan dengan sesama.
3. Hubungan dengan leluhur.

Ajaran budi mengedepankan “etika moral tata krama” menurut versi “Kasih, Damai, Harapan(Doa)”

Siapapun agamanya, ajaran budi ini memang mulai timbul lagi di Indonesia. Tetapi lawan ajaran budi pun mulai masuk juga ke Indonesia (Ajaran murka).

Sabdopalon dan Noyogenggong adalah dua hal yang dimiliki oleh Nabi Dawud pada masa Kerajaan Israel.

Sabdopalon adalah Kebijaksanaan.
Noyogenggong adalah Pengertian.

Kedua hal tersebut diperlukan untuk memahami JALAN ALAM (TAO), untuk memahami Cinta Tuhan, untuk menerima Petunjuk Tuhan, untuk melakukan Kehendak Tuhan.

Memang ajaran budi ini mirip seperti Kristen karena memang Kristen sendiri bukanlah sebuah agama baru (selain yang diciptakan para pemimpin Vatikan).

Kristen adalah sebuah ajaran pengembalian kembali agama Rahim (Yahudi) ke pokok inti ajarannya yang telah dibelokkan.

Sama seperti ajaran Islam yang juga menganut hal serupa yaitu sebuah ajaran pengembalian kembali agama Rahim (Yahudi) ke pokok inti ajarannya yang telah dibelokkan.

Perbedaannya:
Kristen melihat dari sisi rohani.
Islam melihat dari sisi material.

Kunci untuk Nusantara adalah:
1. Menggunakan sumber daya terbesar yaitu ke-majemuk-an (Amerika) dan kuantitas manusia (China) seta budaya konsumtif (Eropa).
2. Bangsa ini bangsa besar yang mau diikat dengan budaya asin baik dari barat ataupun timur tengah.
3. Persatuan dalam Ajaran Budi dan bukan dalam agama.

Saya bukan SP, hanya seorang pencari cahaya untuk mengenal Tuhan dan hanya ingin menjadi seorang yang dikasihi Tuhan (Kekasih Tuhan).


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 300 pengikut lainnya.