Ramalan Sabdopalon 26 Juni 2007
Posted by Gantharwa in Serba Serbi.361 comments
Para Pencari Cahaya sejati..
Seminggu ini diskusi menarik tentang Sabdopalon terus begulir dibeberapa mailing. Membuat saya inget buku yang pernah di tinggalin guru buat saya..
Buku dengan judul: SAPTA PUDJANGGA, Djoyoboyo, Ronggowarsito, Sabdopalon. yang di tulis oleh: Saphire. Tidak jelas buku ini dulu tulis tahun kapan, tapi masih dalam ejaan bahasa Indonesia yang lama. Saya coba untuk merangkum kembali dalam bahasa Indonesia yang Baku, terutama pada halaman 25-28, terutama tentang Ramalan Sabdopalon
RAMALAN SABDOPALON
Disalin: David Goh
Suatu hari dalam tahun 1478…… Sang Batara Surya yang memang semenjak pagi hari sudah senantiasa tertutup awan, hingga nampaknya sepanjang hari itu redup (timbreng. Red), kini hampir-hampir tak terasa sudah silam disebelah barat dan hari telah menjadi senja. Dikala itu, selagi suasana disana sini nampaknya turut berduka cita atas runtuhnya Kerajaan Majapahit, tiba-tiba diatas salah sebuah gunung diwilayah jawa timur, tidak jauh dari malang, kelihatan tiga orang manusia yang nampaknya amat payahl etih, bermuram durja, putus asa dan tak tentu kemana hendak dituju duduk beristirahat diatas batu besar untuk melepaskan lelahnya..
(rangkuman)
Ternyata 3 orang yang di maksud adalah,
ÉLING lan WASPADA 21 Juni 2007
Posted by Gantharwa in Renungan.47 comments
ÉLING lan WASPADA
Sebuah tulisan persembahan dari seorang sahabat seperjalanan Bapak Ngestoe Rahardjo.
Terima Kasih Bapak Ngestoe Rahardjo, semoga senantiasa dalam keadaan sehat dan tercerahkan.![]()
![]()
![]()
![]()
Dalam menjalani hidup dan kehidupan dalam berbagai aspeknya, seringkali kita temukan nasehat atau petunjuk-petunjuk ![]()
sederhana dari para orangtua kita amat bermanfaat. Di dalam ajaran agama manapun juga, kita diajari untuk menghormati dan berbakti kepada orangtua dan para leluhur. Salahsatu cara (mungkin yang paling utama) untuk menghormati beliau adalah dengan mengamalkan petunjuk dan nasehatnya, serta menjadikannya tuntunan didalam menjalani samudera kehidupan ini. Secara pribadi saya pernah menganggap nasehat-nasehat beliau sesuatu yang kuno dan tidak relevan lagi dengan tuntutan jaman; walaupun dalam batas-batas tertentu dan hal-hal khusus anggapan serupa ada juga benarnya, namun amat banyak nasehat-nasehat yang tetap relevan sepanjang masa. Salah satunya adalah “untuk senantiasa éling lan waspada“, dalam setiap gerak langkah kita. Nasehat ini ternyata senantiasa relevan didalam menjalani hidup dan mengarungi samudra kehidupan.
Untuk dapat senantiasa éling, ternyata tak semudah yang kita bayangkan sebelumnya. Éling dalam bahasa Indonesia dapat dipadankan dengan ‘sadar’. Manusia yang telah sadar tentu (lagi…)